17 March 2020, 09:32 WIB

Pelajar dan Mahasiswa Di Pematangsiantar Belajar di Rumah 14 Hari


Apul Iskandar | Nusantara

MENGANTISIPASI penyebaran dan penanganan virus korona  atau covid -19, Pemkot Pematangsiantar meniadakan proses belajar mengajar bagi para pelajar dan mahasiswa di sekolah dan kampus selama dua pekan. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat lintas instansi dan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPPD) Pematangsiantar, Senin (16/3).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Pemerintah Kotamadya Pematangsiantar Rosmayana menyampaikan bahwa untuk menindaklanjuti Pidato Presiden Republik Indonesia terkait penanganan virus korona di Istana Bogor pada 15 Maret 2020, agar membuat kebijakan tentang proses belajar diadakan dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa.

"Atas pertimbangan hal tersebut Pemerintah Kotamadya Pematangsiantar mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona agar melaksanakan pembelajaran siswa tingkat PAUD/SD/SMP Negeri maupun Swasta untuk belajar di rumah terhitung sejak 18 s/d 28 Maret 2020", terangnya.

Selama masa pembelajaran di rumah, agar seluruh siswa melaksanakan aktivitas di rumah dan mengurangi mobilisasi dan aktivitas di luar rumah. Lebih lanjut Rosmayana menyampaikan agar siswa diarahkan untuk belajar melalui portal rumah belajar Kemendikbud yang dapat diakses melalui belajar.kemdikbud.go.id.

baca juga: Jenazah Nakhoda Kapal Asal Tegal masih di Tiongkok

"Meski libur sekolah diberlakukan mulai 18 Maret-28 Maret 2020 bukan berarti siswa libur belajar. Para guru diharuskan untuk mempersiapkan materi bagi siswanya untuk belajar di rumah dengan memanfaatkan kecanggihan alat komunikasi melalui aplikasi whatsapp (WA) dan lewat media daring lainnya", katanya. (OL-3)

BERITA TERKAIT