17 March 2020, 06:03 WIB

Miniseri The Plot Against America Tayang Hari Ini di HBO


Basuki Eka Purnama | Hiburan

THE Plot Against America, serial terbatas yang disadur dari novel terkenal karya Philip Roth berjudul sama, menggambarkan sejarah Amerika dengan gaya berbeda, diceritakan melalui kacamata keluarga kaum pekerja Yahudi di New Jersey bagaimana mereka melihat kebangkitan politik jagoan terbang dan sosok populis xenofobik Charles Lindbergh, yang menjadi presiden dan menjadikan negara mengarah ke fasisme.

Diciptakan secara bertahap melalui kolaborasi bersama David Simon dan Ed Burns, serial pendek enam episode The Plot Against America mulai tayang berbarengan waktunya dengan Amerika Serikat (AS), hari ini, Selasa (17/3) pukul 08.00 WIB di stasiun televisi HBO dengan penayangan ulang di hari yang sama pada pukul 21.00 WIB. Episode selanjutnya akan tayang setiap Senin pada jam yang sama.

"Sebagai salah satu novelis terbaik, Philip Roth lebih dikenal secara umum dengan narasi yang langsung menyentuh hati dan kondisi manusia," kata Simon, yang sempat bertemu sekali dengan Roth untuk membahas proyek novelis ini sebelum kematiannya pada 2018.

Baca juga: Cartoon Network Kampanyekan Kebersihan Diri untuk Anak-Anak

"Namun dengan 'Plot,' ia menghadirkan sebuah perjalanan pergerakan politik secara emosional tentang negara kami yang mengalami kemunduran totalitarianism dan intoleransi. Bahwa novel tersebut terbit pada 2004 menjadikannya tidak kekurangan perspektif sebuah dokumen pada saat itu. Roth memberi peringatan bahwa hal itu dapat terjadi di sini. Dan itu terjadi," imbuhnya.

Serial pendek ini dibintangi Zoe Kazan sebagai Elizabeth "Bess" Levin, ibu rumah tangga yang mengkhawatirkan masa depan sehingga ia berusaha melindungi keluarganya di tengah suasana politik yang kian memanas; Morgan Spector sebagai Herman Levin, suami yang ia banggakan dan penuh pendirian, bekerja sebagai agen asuransi dan berupaya menjaga kenormalan dan menyatakan diri sebagai warga negara Amerika seiring kondisi negara yang kian mengarah ke fasisme, anti-Semitisme dan isolasionisme xenophobia isolationism; Winona Ryder sebagai Evelyn Finkel, kakak perempuan Bess yang masih lajang dan rencananya terhalang oleh kegiatan merawat ibunya yang lemah bertahun-tahun dan keinginan memiliki kehidupannya sendiri; John Turturro sebagai Rabbi Lionel Bengelsdorf, seorang rabi dengan pandangan politik konservatif ditransplatasikan dari Charleston, SC yang mengambil kendali sejarah menjadi sosok tokoh kunci dalam perkembangan pemerintahan Lindbergh; Anthony Boyle sebagai Alvin Levin, keponakan yatim piatu yang pemarah dan membiarkan perasaannya tentang ketidakadilan dan perbedaan politik dengan sang paman, Herman, membawanya dari jalanan Newark ke medan peperangan Eropa dan kemudian kembali lagi; Azhy Robertson sebagai bocah sepuluh tahun Philip Levin, usia termuda dari klan Levin dengan segala keingintahuan yang polos dan kecemasan yang terus bertambah di dunia yang tampaknya akan runtuh; dan Caleb Malis sebagai Sandy Levin, anak lelaki Levin usia remaja yang artistic dan memberontak terhadap orangtuanya karena masa remajanya dikaitkan dengan kekagumannya pada Lindbergh.

Pemeran pendukung antara lain David Krumholtz sebagai Monty Levin, kakak lelaki Herman yang sukses dan sombong, hanya sibuk dengan menjalankan bisnis produks grosirnya; Michael Kostroff sebagai Shepsie Tirschwell, pembuat proyeksi yang nyata dan hati-hati dari Newsreel Theater; dan Jacob Laval sebagai Seldon Wishnow, tetangga Philip aneh dan tertutup, tidak menyadari perkembangan dunia politik yang kian memuncak.

Episode perdana (Selasa, 17 Maret jam 08.00 WIB di HBO GO dan HBO), memulai narasi pada malam menjelang putaran pemilu 1940, ketika Franklin Roosevelt merupakan Presiden inkumben dua periode, sebagai politikus profesional produk demokrasi, tiba-tiba mendapat tantangan dari orang di luar politik.

Lindbergh telah mendapatkan ketenaran melalui penerbangan solo menjelajah Atlantic selama 13 tahun sebelumnya dan, dalam pikiran kebanyakan orang Amerika, merupakan satu dari deretan pahlawan Amerika. Namun kontes pemilu menjadi lebih menakutkan bagi penduduk di kawasan Yahudi Weequahic di Newark ketika Lindbergh melakukan kampanye perlawanan dengan menjanjikan akan membuat Amerika keluar dari perwang Eropa, ia akan tetap mengambil posisi netral antara kekuatan Nazi Jerman dan sekutunya, dan yang paling kontroversial, ia menyebut Yahudi Amerika sebagai penghasut perang dan tidak setia pada kepentingan sejati Amerika. Anti-Semitisme dan xenophobia menyerang sejumlah orang Amerika, yang mulai melihat sesama warga negara dan orang asing dengan penuh kecurigaan.

Disutradarai oleh Minkie Spiro dengan teleplay oleh Burns & Simon, satu jam pertama dari serial ini mendapati Herman Levin melakukan promosi pendahuluan di tempat kerja dan membawa keluarganya melihat sebuah rumah yang dalam kondisi naik-turun di lingkungan mereka, melalui Bess yang khawatir terhadap keamanan meninggalkan komunitas Yahudi yang akrab dan membesarkan keluarganya dalam lingkungan anti-Semitisme yang berkembang, dipicu oleh kekuasaan Lindbergh.

Sebagai perawan tua dalam keluarga, kakak perempuannya Evelyn pernah mengalami hal mengecewakan dengan kekasihnya yang telah menikah, namun kemudian menemukan dirinya terpesona oleh sosok pendeta setempat yang terkenal, Rabbi Lionel Bengelsdorf. Sementara itu, setelah mendapat bayaran penuh dari Herman setelah dipecat dari pekerjaannya, sang keponakan yatim piatu, Alvin Levin menjalin hubungan dengan seorang teman yang menyebalkan. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT