17 March 2020, 05:10 WIB

Olimpiade Jangan Korbankan Nyawa


MI | Olahraga

SEBAGIAN warga Jepang dilaporkan ingin Olimpiade 2020 yang rencananya akan digelar di negera mereka, ditunda. Mereka beralasan tidak ingin ajang empat tahunan itu sampai mengorbankan nyawa karena wabah virus korona. Olimpiade seperti diketahui dijadwalkan bakal berlangsung pada Juli-Agustus besok.

“Sejujurnya, walau Jepang bisa mengatasi korona, kami tidak bisa menerima kunjungan dari luar negeri. Jangan hanya karena Olimpiade, itu malah mengorbankan nyawa,” kata warga Jepang Koki Miura

Berdasarkan survei yang dibuat NHK, salah satu media Jepang, pada 6-9 Maret, 45% responden tidak setuju Olimpiade digelar sesuai jadwal. Sementara itu, 40% mendukung. Survei serupa juga dibuat kantor berita Jepang, Kyodo, yang mengungkapkan 69,9% percaya Jepang tidak bisa menggelar Olimpiade pada Juli-Agustus.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan opsi membatalkan Olimpiade tidak pernah terpikirkan, tetapi menurutnya, segala keputusan ada di tangan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Presiden IOC Thomas Bach sebelumnya telah menegaskan pihaknya akan mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait dengan penyelenggaraan Olimpiade. IOC pun rencananya hari ini akan menggelar rapat dengan fe­derasi cabang olahraga dunia.  

Walau belum pasti diputuskan apakah Olimpiade akan ditunda atau tidak, kualifikasi untuk cabang olahraga tinju di London, Inggris, rupanya masih tetap digelar. Namun, pertandingannya yang dimulai kemarin telah diputuskan tanpa penonton.

Satuan tugas tinju IOC mengatakan keputusan tersebut dibuat karena kekhawatiran bagi publik, atlet, dan relawan. (AFP/Ant/R-3)

BERITA TERKAIT