17 March 2020, 04:10 WIB

Tempat Wisata di Daerah Ditutup


MI | Nusantara

SEJUMLAH tempat wisata yang tersebar di berbagai daerah ditutup sementara sebagai antisipasi penyebaran virus korona atau covid-19.

Kebijakan tersebut dimaklumi oleh para wisatawan yang batal menikmati objek wisata. Di Jawa Tengah (Jateng) tercatat belasan tempat wisata yang ditutup sementara sejak kemarin (Senin, 16/3). Di Kota Semarang yang ditutup antara lain obyek wisata Lawang Sewu. Sedangkan Kabupaten Semarang penutupan dilakukan pada objek wisata Musium Kereta Api Ambarawa, yang dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Saya bersama keluarga datang dari Pekalongan. Semula kepingin naik kereta wisata dari Musium Kereta Api Ambarawa, tapi ternyata tutup,” kata Wahyuni, warga Medoho, Kota Pekalongan.

Hal sama juga diungkapkan Sugeng, warga Salatiga. Ia memaklumi kebijakan pemerintah menutup tempat-tempat wisata dalam upaya melindungi masyarakat. “Saya dan anak-anak dapat memahami dan memaklumi kondisi ini,” katanya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jateng Sinoeng Nugroho Rachmadi mengatakan distinasi wisata yang ditutup lainnya di Jateng ialah Taman Balekambang Surakarta, Museum Keris Solo, Museum Radya Pustaka, Museum Kraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, Wayang Orang Sriwedari, Taman Satwa Taru Jurug Solo, Museum Batik Danar Hadi Solo, Musium Karst Wonogiri, Musium Sangiran Sragen dan Musium Manusia Purba Klaster Dayu Karanganyar.

Empat objek wisata lainnya di Jateng yang ditutup berada di Kabupaten Klaten, yakni Objek Mata Air Cokro, Bukit Sidogura, Candi Sojiwan, dan Candi Plaosan. Keempat objek wisata ditutup selama tujuh hari sejak 16 Maret.

Daerah lainnya yang menutup tempat wisata antara lain Kalimantan Selatan dan Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Bahkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, menutup sementra pintu-pintu masuk bagi warna negara asing (WNA), tenaga kerja asing (TKA), dan wisatawan asing. (AS/JS/AU/UA/DY/JH/OL/HI/N-1)

 

BERITA TERKAIT