17 March 2020, 01:40 WIB

Korona Membuat Pasangan Tunda Resepsi Pernikahan


MI | Internasional

HOLLY Eason dan tunangannya, Masakazu Yamamoto, telah sejak lama merencanakan pernikahan mereka pada April di kota asal mereka di Tokyo. Sayangnya, kini mereka harus membatalkan semuanya karena pandemi virus korona.

Eason, yang merupakan seorang guru, tidak mau mengambil risiko tamunya terkena infeksi, jika pernikahan tersebut tetap digelar.

“Saya tidak bisa memaafkan diri sendiri jika perayaan kami menjadi penyebab kondisi kesehatan yang serius,” katanya, seperti dikutip dari BBC, Minggu (15/3).

Tak hanya itu, ia juga khawatir ayah dan saudaranya tidak diizinkan masuk ke Jepang. Meski kecewa dengan kondisi tersebut, ia menekankan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas.

Keluarga pun berharap agar mereka kembali menjadwal ulang pernikahan di kemudian hari.
Nasib serupa juga harus dialami Saavan Nathwani dan Risha Modi. Pernikahan ­impian mereka di Italia yang seharusnya menjadi momen paling membahagiakan dalam hidup mereka juga terpaksa harus ditunda.

Modi menceritakan ia dan pasangannya akan menikah di Tuscany, Italia, dalam waktu sekitar satu bulan. Kini, keduanya tidak tahu apakah acara tersebut akan berlanjut atau harus ditunda atau dibatalkan.

“Kami telah merencanakan pernikahan ini selama hampir enam bulan,” kata Modi yang berasal dari London yang telah mengundang 150 tamu dari seluruh dunia.

Lauren Maitland dan tunangannya, Charlotte Armitage, juga tidak keberatan jika acara pernikahan mereka yang rencananya digelar di Yorkshire pada Mei mendatang harus ditunda atau dibatalkan.

“Kami punya teman dan keluarga dari Australia, Selandia Baru, Swiss, Jerman, dan AS. Kami sangat cemas mereka tidak akan bisa bepergian,” kata Maitland.

Pasangan yang tinggal di St Ives, Cambridgeshire, itu mengatakan mereka memilih pendekatan wait and see saat ini. Yang terpenting, menurut mereka, ialah menjaga semuanya dalam keadaan baik.

“Selama semuanya tetap baik dan bebas virus, maka menunda atau membatalkan rencana kami pada akhirnya tidak terlalu penting. Kami hanya ingin semua orang baik-baik saja,” kata Maitland.

Sementara itu, di London, Elisha Deol dan tunangannya, Ronak Shah, sedang mencoba mencari tahu rencana darurat untuk memastikan pernikahan mereka berlangsung dalam beberapa minggu lagi.

Pasangan yang telah bertunangan selama lebih dari setahun itu akan mengadakan pernikahan Hindu dengan 500 tamu di Oshwal Center di Potters Bar bulan depan.

Kini, pasangan tersebut tengah khawatir dengan rencana pernikahan mereka. Sebagian besar tamu dari Kanada, Kenya, dan AS telah membatalkannya.

Deol tengah menyurati semua pihak yang terlibat dalam gelaran pernikahan mereka apakah mereka punya rencana darurat dengan kondisi yang ada tersebut.

“Sangat sulit untuk mengetahui apakah kita akan mendapatkan pengembalian uang, atau bahkan mencoba membuat rencana nyata karena keadaannya terus berubah,” katanya. (BBC/Nur Aivanni/I-1)

BERITA TERKAIT