16 March 2020, 20:56 WIB

Van Dijk Gundah Jika Liverpool Juara


Rahmatul fajri | Sepak Bola

LIVERPOOL sebenarnya diambang juara Liga Primer Inggris. Dua kemenangan cukup membawa The Reds, julukan Liverpool merengkuh trofi liga primer yang pertama dalam tiga dekade terakhir

Namun, semua itu kini meninggalkan seribu tanda tanya, imbas merebaknya virus korona baru atau Covid-19 di dunia. Liga Inggris juga terdampak dan membuat otoritas sepak bola Inggris menunda liga hingga 3 April 2020.

Selama penundaan kompetisi, muncul rumor Liverpool akan segera dinyatakan juara karena kompetisi akan dihentikan melihat kondisi yang tak memungkinkan. Dikutip dari Daily Metro,19 tim Premier League tidak keberatan jika Liverpool dinyatakan menjadi juara Liga Inggris musim ini.

Meski diambang gelar juara, punggawa Liverpool Virgil van Dijk justru gundah. Ia mengatakan gelar itu akan terasa hambar ketika tidak ada ribuan pendukung yang memenuhi stadion saat acara perayaan juara.

"Jika kami juara di stadion yang kosong dan fans tidak ada di sana, saya akan kecewa. Jika tidak ada penggemar di Anfield maka itu akan menjadi pukulan berat dan tidak ada yang mau bermain tanpa para penggemar," kata van Dijk.

Pemain terbaik Eropa 2019 itu tengah harap-harap cemas. Di satu sisi ia mengidamkan trofi liga primer. Di sisi lain ada kegundahan karena tidak bisa merayakan bersama para fans yang mendukung perjalanan luar biasa Liverpool pada musim ini. Di Liga Primer, Liverpool menjalani musim fantastis dengan hanya sekali menelan kekalahan dan unggul 25 poin dari Manchester City.

"Kami masih menunggu keputusannya. Tapi ketika gelar juara itu terjadi kami pasti memberikan gelar ini ke para pendukung kami," kata van Dijk.

Tak hanya van Dijk yang harap-harap cemas. Pendukung Liverpool juga tengah gundah gulana. Soal kelanjutan Liga Primer masih belum ada kejelasan. Bahkan, terancam batal karena hukum.

Wakil Presiden West Ham Karren Brady mengatakan Liverpool memang pantas juara. Namun, untuk keselamatan semua pihak, liga harus dibatalkan.

"Jika sisa pertandingan tidak bisa dijalani, maka yang adil dan masuk akal adalah menyatakan musim ini batal dan tidak berlaku. Siapa yang akan tahu hasil akhirnya jika pertandingan tidak dimainkan secara penuh," tulis Brady dikutip dari Daily Mail. (OL-8).

BERITA TERKAIT