16 March 2020, 15:45 WIB

Antisipasi Virus Korona Belasan Obyek Wisata di Jateng Ditutup


Akhmad Safuan | Nusantara

TERKAIT perkembangan penanganan virus korona, belasan destinasi wisata di Jawa Tengah ditutup untuk pengunjung guna mencegah penyebaran covid-19.

Pemantauan Media Indonesia Senin (16/3) ratusan pengunjung obyek wisata Lawang Sewu Semarang dan Musium Kereta Api Ambarawa, Kabupaten Semarang, kecewa karena mulai hari ini kedua obyek wisata tersebut ditutup untuk kunjungan wisata menyusul semakin merebaknya virus korona.

Untuk mengobati kekecewaan, calon pengunjung memilih melakukan swafoto di depan pagar kedua obyek wisata di bawah pengelolaan PT KAI tersebut. Sebagian pengunjung dari dalam negeri mengaku dapat memahami kondisi tersebut, karena merebaknya virus korona meminta kewaspadaan semua pihak.

''Saya bersama keluarga datang dari Pekalongan, tadinya pingin naik kereta wisata dari musium kereta api Ambarawa, tapi ternyata tutup,'' kata Wahyuni, 48, warga Medoho, Kota Pekalongan.

Baca Juga: Antisipasi Korona Kalsel Tutup Sejumlah Obyek Wisata

Hal yang sama juga diungkapkan Sugeng, 49, warga Salatiga yang memgaku kecewa karena harapan anak-anak naik kereta wisata pudar. Namun hal ini dapat dimaklumi mengingat saat ini masih merebak covid-19 dan korban terus bertambah di Jawa Tengah ini. ''Kita memaklumi dan anak-anak juga dapat memahami kondisi,'' tambahnya.

Manajer Historical Building and Museum PT KA Wisata Trisna Cahyani mengatakan bahwa selain Lawang Sewu, Museum Kereta Api Ambarawa juga ditutup untuk sementara sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona di tempat wisata.

Penutupan ini, lanjut Trisna Cahyani, sesuai arahan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menjaga kebersihan dan higienisitas obyek wisata. Tetapi karena keterbatasan fasilitas kesehatan seperti hand sanitizer, masker dan sarung tangan untuk para petugas, alat pengecekan suhu dan penyemprotan disinfektan, maka fasilitas ditutup sementara.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho Rachmadi mengatakan, untuk mencegah penyebaran virus korona, sebanyak 12 destinasi wisata di empat kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Baca Juga: Antisipasi Covid-19 Jenis Baru, Candi Borobudur Didisinfektan

Destinasi yang ditutup saat ini, lanjut Sinoeng Nugroho Rachmadi, yakni Taman Balekambang Surakarta, Museum Keris Solo, Museum Radya Pustaka, Museum Kraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, Wayang Orang Sriwedari, Taman Satwa Taru Jurug Solo, Museum Batik Danar Hadi (Solo),
Musium Karst (Wonogiri), Musium Sangiran (Sragen) dan Musium Manusia Purba Klaster Dayu (Karanganyar).

Sedangkan untuk Borobudur, menurut Sinoeng Nugroho Rachmadi, meskipun tetap dibuka, tetapi dilakukan pembatasan jumlah pengunjung yakni pintu pertama ditutup sedangkan untuk pintu kedua dan ketiga yang tetap dibuka.

Penutupan destinasi wisata ini, ujar Sinoeng, juga dipergunakan untuk penyemprotan cairan disinfektan dan pembersihan beberapa fasilitas dan ruang di tempat wisata oleh pengelola. ''Ini kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus koroba tersebut,'' tambahnya. (AS/OL-10)

BERITA TERKAIT