16 March 2020, 15:20 WIB

Pasien PDP Covid-19 di Garut Meninggal


Kristiadi | Nusantara

Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) korona atau Covid-19 dari Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia pada Senin (16/3) pukul 01.20 WIB. Pasien berjenis kelamin perempuan meninggal setelah mendapatkan tindakan di ruang isolasi RSU dr Slamet Garut. Pasien tersebut dirujuk dari salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Garut pada Minggu (15/3) pukul 22.15 WIB.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat mengatakan pasien tiba di RSU dr Slamet pada malam hari. Tim medis langsung memasukkannya ke dalam ruangan isolasi korona karena memiliki ciri terdeteksi virus korona. Pasien perempuan mengalami demam tinggi dan sesak nafas.

"Tim dokter langsung melakukan penanganan secara intensif dan tadi malam pasien juga telah diobservasi dari RSU dr Slamet dengan melakukannya penjemputan terhadap seorang pasien sesuai standar yang ditetapkan. Akan tetapi, beberapa jam dalam penanganan itu kondisinya terus memburuk hingga meninggal dunia pada Senin (16/3) dini hari," ujar Ricky saat dikonfirmasi, Senin (16/3).

Baca juga: Pemkab Garut Melakukan Pengawasan terhadap WNA

Status pasien, lanjutnya, kategori PDP tapi belum tentu positif korona karena masih menunggu hasil uji labolatorium dari Litbangkes Kemenkes Jakarta. Berdasarkan hasil penelusuran tim survei Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau kontak langsung dengan penderita Covid-19.

"Memang pasien sudah sepuh dan tim telah berupaya melakukan tindakan yakni inkubasi di ruang isolasi RSU dr Slamet Garut. Akan tetapi, dengan kejadian itu hanya bisa memastikan bahwa pasien tersebut memang meninggal dalam penanganan di ruang isolasi korona RSUD dr Slamet Garut," ujarnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT