16 March 2020, 14:55 WIB

Antisipasi Covid-19 Jenis Baru, Candi Borobudur Didisinfektan


Tosiani | Nusantara

Balai Konservasi Borobudur (BKB) menyemprotkan cairan disinfektan ke Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (16/3/2020). Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 jenis baru.

Sebelumnya, pada Minggu (15/3/2020) pihak BKB telah menutup zona 1 Candi Borobudur untuk kunjungan umum, sunset, sunrise, dan paket Manohara. Penutupan ini berlaku sejak Senin (16/3) hingga Minggu (29/3).

"Ini dalam rangka siaga untuk mengantisipasi penyebaran virus korona," kata Kasi Konservasi Balai Konservasi Borobudur Yudi Suhartono, Senin
(16/3/2020) di Magelang.

Baca Juga: Penduduk Sekitar Borobudur Diimbau tidak Khawatir Wisatawan

Yudi menjelaskan, sebelumnya Candi Borobudur dikunjungi banyak wisatawan dan tidak dikeetahui apakah mereka membawa virus atau tidak. Karena itu, untuk mengantisipasinya perlu dilakukan penyemprotan disinfektan ke bagian-bagian yang sering dipegang pengunjung seperti stupa dan handrail.

Sejauh ini bahan yang digunakan untuk penyemprotan dinilai aman untuk manusia. Yakni cairan berbahan khusus antivirus dan antibakteri seperti
gliserol, alkohol, dan H2O2. Penyemprotan ini akan dilakukan secara berkala.

Baca Juga: Cegah Korona Menyebar, Wisatawan Asing di Bandung Barat Dibatasi

"Saat disemprot ini tidak ada pengunjung. Nanti lihat kondisi lagi, sebelum zona 1 dibuka untuk pengunjung akan disemprot lagi," katanya. (TS/OL-10)

BERITA TERKAIT