16 March 2020, 14:55 WIB

Apakah Aman Berenang di Tengah Wabah Covid-19?


Melalusa Susthira K | Weekend

MESKI keringat tak dapat mentransmisikan virus, namun kelembaban dan permukaan frekuensi kontak tinggi yang ada di alat-alat pusat kebugaran (gym) berpotensi menjadi medium penularan bila tak disinfeksi terlebih dahulu. Berenang lantas dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dipilih sebagai olahraga kardio.

The Pool Water Treatment and Advisory Group (PWTAG) dan Public Health England (PHE) di Inggris mengatakan bahwa secara umum adalah aman untuk pergi berenang saat ini, karena kandungan klorin yang terdapat di dalam air kolam. Namun, kedua institusi itu mengimbau kepada para pengunjung kolam renang agar tetap waspada dengan kebersihan mereka saat berada di luar kolam.

Hal itu termasuk mencuci tangan secara efektif selama 20 detik, tutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan baju ketika batuk atau bersin, dan jangan sentuh wajah khususnya area mata, hidung atau mulut dengan tangan yang tidak bersih.

“Pendapat kesehatan masyarakat adalah secara umum aman untuk berenang saat ini. Air dan klorin di dalam kolam renang akan membantu membunuh virus,” ungkap salah seorang juru bicara PWTAG.

“Namun, pengunjung kolam renang diingatkan untuk mandi sebelum menggunakan kolam renang, untuk mandi selepas meninggalkan kolam renang, dan untuk mengikuti tindakan pencegahan kebersihan yang diperlukan ketika mengunjungi tempat-tempat umum guna membantu mengurangi risiko infeksi,” sambungnya.

Mengutip majalah Women’s Health, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan tingkat klorinasi air sebesar 15mg.min / liter adalah cukup untuk membunuh virus tanpa selubung (non-enveloped), seperti virus polio, rotavirus, dan virus coxsackie. Adapun virus dengan selubung seperti Covid-19 juga akan mati sekalipun di tingkat klorin yang lebih rendah dari rekomendasi klorinasi 15mg.min / liter.

Merujuk pada hal tersebut, badan renang nasional pemerintah Inggris, Swim England, terus merencanakan acara-acaranya seperti biasa hingga saat ini. Namun, pihaknya menyebut akan berkoordinasi lebih lanjut pada awal pekan depan guna meninjau kembali dan mengambil tindakan lanjutan. Swim England juga memberikan saran untuk menghindari penggunaan kolam renang umum jika berada dalam kondisi yang tidak fit guna menghindari penyebaran penyakit.

“Anjuran saat ini ialah masih belum ada persyaratan untuk membatalkan acara olahraga (renang), meskipun kami menghargai sejumlah badan pemerintah nasional lainnya telah mengambil keputusan untuk itu. Kami terus mengevaluasi situasi apa yang sedang berlangsung dan kami akan bertemu dengan rekan-rekan kami di British Swimming pada hari Senin,” terang Swim England dalam laman resminya. (M-1)

BERITA TERKAIT