16 March 2020, 13:00 WIB

Ada 202 ODP di seluruh Banyumas


Lilik Darmawan | Nusantara

RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, Jawa Tengah telah mengisolasi 5 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 2 orang dalam pemantauan (ODP). Pasien PDP dirawat di ruang isolasi, sedangkan ODP berada di ruang isolasi IDG.

Direktur RSUD Margono Soekarjo Tri Kuncoro mengatakan bahwa semua PDP yang diisolasi mengalami gejala sakit setelah bepergian dari luar negeri dan luar kota.

"PDP 1 merupakan warga Cilacap yang pulang dari umroh, kemudian PDP 2 adalah pasien asal Banjarnegara yang pulang dari Canberra. PDP 3 adalah warga Purwokerto pulang dari Penang, Malaysia. Dua lainnya, yakni PDP 4 pulang dari Yogyakarta dan bertemu dengan orang-orang dari Tiongkok, sedangkan PDP 5 adalah warga Purbalingga pulang dari Depok, Jabar. Mereka telah diambil sampel swab dan tinggal menunggu hasilnya," kata Tri saat dikonfirmasi Senin (16/3).

Baca juga: Masyarakat Desa Dibagi 450 Masker Batik dan Sosialisasi Covid-19

Menurutnya, ada dua ODP 2 yang kini diisolasi di IGD, yakni pasien asal Purwokerto yang sakit karena habis melakukan perjalanan Semarang dan Solo. Sementara untuk ODP 2 adalah pasien yang baru pulang dari umroh dan mengalami sakit. "Kedua ODP masih dirawat di IGD RSUD Margono Soekarjo," ujarnya.

Sementara Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa pihaknya telah mendata ada 202 ODP di seluruh Banyumas. "Untuk ODP tersebut tidak masuk dalam perawatan. Mereka sehat, tetapi baru pulang dari luar negeri. Ini merupakan laporan dari tingkat desa dan puskesmas," ujar Achmad.

Menurutnya, di Banyumas 6 ruang isolasi yang standar. Rinciannya 4 di di RSUD Banyumas dan 2 lainnya di RSUD Ajibarang. "Kami juga menyiapkan 21 ruang lainnya, yaitu di Puskesmas Pekuncen dan RS Mata. Selain itu, pada hari ini kami telah minta kepada RS-RS swasta untuk menyediakan setidaknya satu ruangan isolasi. Ini semua bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan jika ada peningkatan kasus," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT