16 March 2020, 13:20 WIB

Antisipasi Korona, Seluruh Bioskop di New York Ditutup Sementara


Fathurrozak | Weekend

BIOSKOP di kota New York, Los Angeles diperintahkan untuk tutup untuk membendung penyebaran Covid-19.

Wali Kota New York, Bill de Blasio dan Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti telah meminta pihak bioskop di masing-masing kota untuk ditutup sebagai tanggapan terhadap pandemi covid-19. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah bioskop ditutup secara massal bukan karena masalah cuaca.

Jumlah penonton film di Amerika Utara merosot ke posisi terendah dalam kurun 22 tahun pada akhir pekan ini, seperti dilaporkan Variety. Penonton memilih untuk tinggal di rumah. Film-film yang sedang tayang di bioskop di Amerika di antaranya ialah film animasi produksi Disney x Pixar Onward, The Hunt (Universal), dan Bloodshot (Sony).

Pendapatan bioskop juga berdampak, karena sebagian besar jaringan bioskop membatasi jumlah tiket per auditorium untuk menghindari orang berkerumun. Mengingat kekhawatiran terhadap covid-19, bioskop di New York telah mengatur skenario dengan menjaga jarak antara baris dan kursi. Serta mengambil langkah-langkah sanitasi tambahan, termasuk mensterilkan kursi, sandaran lengan, dan pemegang cangkir dengan lebih sering.

Menyusul No Time To Die yang telah memundurkan jadwal rilis terlebih dahulu, Mulan dan A Quiet Place Part II juga ikut mengganti jadwal rilis mereka di bioskop.

Pada Minggu, sebagian besar tempat-tempat hiburan seperti Broadway, taman hiburan, dan acara olahraga telah ditutup untuk berjaga-jaga terhadap penyebaran covid-19. Pada Minggu juga diumumkan restoran, klub malam, gedung teater kecil dan tempat konser mulai Selasa pukul 9 pagi akan ditutup.

Sementara Los Angeles juga akan menutup bar, klub malam, pusat kebugaran, dan tempat hiburan hingga 31 Maret, kecuali diperpanjang. Eric mengatakan toko kelontong dan apotek akan tetap buka. Selain tempat-tempat hiburan, sekolah umum di NY juga akan ditutup setidaknya hingga 20 April.

"Ini bukan keputusan yang saya buat dengan enteng. Tempat-tempat ini adalah bagian dari hati dan jiwa kota kami. Mereka adalah bagian dari apa artinya menjadi warga New York. Tetapi kota kami menghadapi ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami harus menanggapinya dengan mentalitas masa perang,” cicit de Blasio di Twitter. (M-4)

BERITA TERKAIT