16 March 2020, 06:46 WIB

Pekan Suci di Vatikan akan Digelar Tanpa Umat


mediaindonesia.com | Internasional

RANGKAIAN perayaan Paskah umat Katolik yaitu Pekan Suci yang dipimpin Paus Fransiskus di Vatikan akan digelar tanpa kehadiran umat. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran pandemi virus korona yang semakin meluas.

Keputusan menggelar ibadah tanpa umat itu baru pertama kali dikeluarkan otoritas di Vatikan. Sejauh ini, belum dijelaskan sejauh mana dampak Covid-19 terhadap rangkaian penyelenggaraan ibadah umat Katolik itu.

Otorotas di Vatikan mempertimbangkan ibadah digelar di ruangan tertutup. Salah satu opsinya yaitu di Basilika Santo Petrus dan Kapel Sistina. Jemaat yang hadir dibatasi hanya perwakilan dari kelompok-kelompok masyarakat dan keagamaan.

Baca juga: Korona Mereda Tiongkok Menggeliat

Proses ibadah misa akan disiarkan secara langsung dan dapat diakses lewat televisi dan Youtube. Aturan itu akan berlangsung sampai Hari Paskah pada 12 April mendatang. Pertemuan antara Paus dan jemaat pun dibatasi sampai 18 Maret.

Rangkaian ibadah Pekan Suci diawali Minggu Palma dan diakhiri dengan Hari Paskah. Prosesi ibadah itu merupakan Hari Raya penting bagi umat Katolik di dunia.

Pemerintah Italia telah mengisolasi seluruh negara selama satu pekan karena dampak dari korona yang paling parah di Eropa. Korban meninggal dunia positif korona di Italia mencapai 1.441 jiwa per Sabtu (14/3). Jumlah pasien positif mencapai 21.157 orang.

Kegiatan kepausan dan aktivitas pemerintahan di Vatikan turut terdampak. Misa di Italia juga diliburkan sementara demi menghindari kumpulan massa. Para uskup menyampaikan kepada para jemaat bahwa mereka tidak wajib menghadiri ibadah misa pada hari Minggu dan hari-hari suci lainnya.

Para uskup juga mendesak jemaat untuk mengikuti misa melalui tayangan langsung dari televisi dan internet. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT