16 March 2020, 02:45 WIB

Ekonomi Dijaga Tetap Bergerak


M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

LANGKAH  pemerintah yang membatasi pergerakan orang merupakan upaya untuk membuat ekonomi tetap bergerak.

Penutupan secara total pergerakan orang (lockdown) akan membuat seluruh sektor ekonomi berhenti. Sehingga pada akhirnya semua sektor akan terganggu.

“Sekarang ini semua sektor akan potensial terganggu. Kalau pemerintah melakukan lockdown atau isolasi maka aktivitas ekonomi akan terhenti , semua sektor terganggu karena tidak ada yang akan tahan tekanan,” kata Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah  saat dihubungi, kemarin.

Saat ini banyak dari sektor ekonomi merasakan dari wabah epidemi tersebut. Namun apabila dilakukan lockdown,  ekonomi akan terhenti dan tidak ada perputaran uang.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan gerak sektor ekonomi harus tetap berjalan. Kondisi Indonesia saat ini dinilai belum membutuhkan kebijakan lockdown. Karena akan berpengaruh pada kuartal I tahun 2020.

“Kalau lockdown menyeluruh untuk seluruh sektor tentu akan berdampak signifikan pada perekonomian dalam jangka pendek khususnya pada kuartal I tahun 2020,” kata Josua.

Ekonomi harus tetap berjalan untuk menopang pemberantasan Covid-19 karena membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Sehingga toko ritel hingga perbankan harus tetap hidup.

“Toko ritel dan distribusi perlu tetap berjalan. Kalaupun mau lockdown perlu dipastikan bahwa produksi barang dan jasa masih tetap mencukupi permintaan domestik,” ungkapnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengatakan sejumlah negara, memang telah menerapkan pembatasan secara ketat atau lockdown. Namun, ada juga yang memilih untuk tidak melakukan lockdown dan menempuh cara lain untuk membatasi penyebaran korona.

“Kita melihat beberapa negara yang mengalami penyebaran lebih awal dari kita, ada yang melakukan lockdown dengan segala konsekuensi yang menyertainya. Tetapi ada juga negara yang tidak melakukan lockdown tapi melakukan langkah kebijakan yang ketat untuk menghambat penyebaran Covid-19,” ungkap Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, kemarin.


Terus Beraktivitas

Kemarin para menteri di bidang ekonomi juga telah menjalani pemeriksaan.  Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berada dalam keadaan sehat.

Adapun tugas Menteri Perhubungan yang terkena covid-19 telah diambil alih oleh Menko Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa Menteri BUMN akan beraktivitas seperti biasa dan telah memerintahkan beberapa BUMN yang terkait layanan masyarakat untuk tetap beroperasi.

“Seluruh BUMN ditugaskan, yang berhubungan dengan kepentingan publik seperti PLN dan sebagainya tetap bekerja,” ujar Arya.(Wan/E-1)

 

 

BERITA TERKAIT