15 March 2020, 17:45 WIB

Pengamat: Covid-19 Momentum Pembuktian Kekompakan Pemimpin


Muhamad Fauzi | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hampir bersanaan pidato di depan televisi. Isi pidato keduanya sudah sejalan.

Menurut pengamat politik M Qpdari dari Indo Barometer, inilah momentum di mana persatuan dan kekompakan pemimpin sangat diperlukan dan bukan slogan kosong semata.

"Kita sangat menghargai dan mendorong persatuan dan kekompakan antar para pemimpin di pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan yang besar ini," ungkap Qodari menjawab dalam pesan Whatssapp, Minggu (15/3).

Hanya Anies, menurut Qodari lebih tegas dan jelas. Jokowi agak  lebih umum. Yang jelas Jokowi sudah meminta sekolah libur, pegawai kerja dari rumah dan bicara juga tentang perlunya social distancing.

"Alhamdulillah, tapi extensive social distancing. Jadi perlu diciptakan kondisi agar rakyat menjaga jarak dan menghindari pertemuan-pertemuan," ujar Qodari.

Contohnya: libur sekolah, bekerja dari rumah, jangan ada pertemuan massal, pembatasan jam operasi pasar dan mall, dan sebagainya.

Terkait transparansi data covid-19, bagi Qodari, bukan hal primer lagi. Yang primer pemerintah buat aturan  dan kampanye social distancing.

"Tau lokasi pasien Covid-19 tapi tidak social Distancing juga tidak mengerem penyebaran dan peningkatan kasus Covid," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: Sempat Duduk di Sebelah Menhub, Kepala Bappenas Jalani Tes Korona

Baca Juga: Pengusaha Properti Tiongkok Hilang Setelah Kritik Soal Covid-19

BERITA TERKAIT