15 March 2020, 16:25 WIB

Duet Bapak-Anak di Pucuk Pimpinan Demokrat


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

SUSILO Bambang Yudhoyono (SBY) dengan putra sulungnya, Agus Harimurti Yydhoyono (AHY), memenduduki jabatan tertinggi di Partai Demokrat. Presiden RI keenam itu bersedia mengambil kursi ketua majelis tinggi sementara AHY terpilih sebagai ketua umum.

"Terima kasih Pak SBY, tadi sempat deg-degan karena begitu ditanya agak lama jawabnya Pak SBY, apakah berkenan tetap menjadi ketua majelis tinggi Partai Demokrat, Alhamdulilah Pak SBY berkenan," ujar AHY saat menutup Kongres V Partai Demokrat sekaligus pidato perdana sebagai ketua umum, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (15/3).

Baca Juga :Dengan Proses Pemilihan Kilat, AHY Gantikan Kursi SBY

Menurut mantan calon gubernur DKI Jakarta itu, pemikiran SBY masih sangat dibutuhkan oleh partai dan kadernya dalam menghadapi segala tantangan lima tahun ke depan. Berakhirnya masa jabatan SBY sebagai ketua umum bukan berarti selesai sebagai panutan.

"Jangan pernah merasa sendiri karena kita semua, anak-anak bapak, semuanya tetap berada di belakang bapak," tutupnya.

AHY dipilih secara aklamasi menjadi ketua umum Partai Demokrat periode 2020-2025, menggantikan posisi SBY. Keputusan tersebut diambil setelah 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 514 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat menjalani sidang paripurna dalam Kongres V yang dipimpin Ee Mangindaan. (OL-13)

Baca Juga: RS Persahabatan Telantarkan Wartawan yang Kontak dengan Menhub

BERITA TERKAIT