15 March 2020, 15:12 WIB

Jokowi: Setop Kegiatan yang Libatkan Peserta dalam Jumlah Banyak


Irvan Sihombing | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah untuk menentukan status di daerah antara siaga darurat atau tanggap darurat bencana non-alam. Langkah tersebut penting untuk menangani penyebaran dan dampak Covid-19.

"Berdasarkan status kedaruratan daerah tersebut, jajaran pemerintah daerah dibantu TNI dan Polri serta dukungan pemerintah pusat untuk terus melakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam menangani penyebaran dan dampak Covid-19," kata Jokowi di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).

Baca juga: Diamuk Korona, Jokowi: Saatnya Kerja dari Rumah, Ibadah di Rumah

Ia juga memerintahkan kepala daerah agar membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa. Kepala daerah juga diminta membuat kebijakan tentang sebagian ASN bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi online dengan tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

"Kemudian menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta yang banyak orangnya," tegasnya.  

Baca juga: Menhub Positif Korona, Gubernur Sulsel Buru-Buru Cek Suhu Tubuh

Selain hal tersebut di atas, pemerintah daerah diinstruksikan agar meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi Covid-19 dan pengobatan secara maksimal dengan memanfaatkan kemampuan rumah sakit daerah dan bekerja sama dengan rumah sakit swasta serta lembaga riset dan pendidikan tinggi yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan. (A-3)

BERITA TERKAIT