15 March 2020, 14:10 WIB

RS Persahabatan Telantarkan Wartawan yang Kontak dengan Menhub


Andhika Prasetyo | Humaniora

RUMAH Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta tidak siap melayani orang-orang yang hendak melakukan tes Covid-19. Orang-orang tersebut adalah wartawan yang sempat melakukan kontak langsung dengan pasien positif korona yakni Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Beberapa di antara mereka juga ada yang sudah dalam kondisi batuk, pilek, dan sesak. Namun, pihak rumah sakit tetap tidak menangani orang-orang yang dengan kesadaran sendiri ingin mengecek kondisi kesehatan mereka. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif korona. Hal ini diumumkan pemerintah pada Sabtu (14/3/2020).

Baca juga: Pemerintah Diminta tidak Ragu Penuhi Permintaan WHO

Ketika dimintai keterangan, sekitar pukul 09.00 WIB, salah satu dokter di RS Persahabatan, Royen Edison, hanya menyuruh orang-orang tersebut menunggu tanpa ada kejelasan.

"Nanti Ibu Direktur Utama akan datang. Kami juga sedang menyiapkan alat-alat untuk memeriksa," ujar Royen di Jakarta, Minggu (15/3).

Namun, hingga pukul 13.00 WIB, rumah sakit tidak melakukan tindakan apa pun.

Bahkan, Direktur Utama RS Persahabatan Rita Rogayah ketika dihubungi mengatakan pihaknya tidak memiliki kesiapan untuk melakukan pemeriksaan dalam jumlah besar. "Kami baru tahu kalau ada yang mau periksa. Tidak bisa tiba-tiba ada 30 orang datang mau periksa," ucap dia.

Ia mengatakan harus menggelar rapat bersama tim terlebih dahulu untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ingin mengecek Covid-19 pada Minggu.

Hal serupa terjadi di RSUD Pasar Minggu. Orang-orang yang telah melakukan kontak dekat dengan pasien Covid-19 tidak ditangani karena tidak memiliki gejala klinis kompleks seperti demam, batuk, dan pilek, secara bersamaan. (Pra/A-3)

BERITA TERKAIT