15 March 2020, 13:45 WIB

4 Hal Penting bagi Penyelenggara Pernikahan untuk Cegah COVID-19


Mediaindonesia.com | Humaniora

MEWABAHNYA virus korona membuat warga kian waspada. Sejumlah acara atau kegiatan yang mengundang keramaian pun terpaksa dibatalkan. Lalu, bagaimana bagi warga Jakarta yang sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk menggelar resepsi pernikahan?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ada empat hal yang harus dilakukan penyelenggara resepsi pernijahan di kawasan Ibu Kota agar COVID-19 tidak tersebar dalam acara itu.

1. Pemeriksaan Suhu Tubuh

Anies menyebutkan, penyelenggara harus menyiapkan petugas pemeriksa suhu tubuh untuk para tamu, sebelum diperkenankan memasuki ruang acara. Apabila saat pengukuran suhu tubuh ada yang mencapai 37,5 derajat celsius, maka bisa diarahkan ke ruang isolasi.

2. Penyediaan Ruang Isolasi 

Ruang isolasi, sambung Anies, dibutuhkan bagi pengunjung tidak sehat. "Ruang isolasi harus disiapkan untuk tamu yang ditemukan tidak sehat sehingga bisa diantarkan ke ruang itu," kata Anies.

3. Cairan Pembersih Tangan (hand sanitizer)

Langkah preventif lainnya, adalah ketersediaan cairan pembersih tangan yang disiapkan di setiap akses masuk dan keluar para pengunjung pernikahan itu.

4. Hindari Kontak Fisik

Anies juga meminta kepada penyelenggara untuk mengawasi para pengunjung resepsi agar tidak melakukan kontak fisik terutama berjabat tangan untuk mengurangi potensi penularan COVID-19. Lebih lanjut Anies mengingatkan, interaksi dilakukan sebisa mungkin tanpa bersentuhan.

"Saya berpesan kepada semua penyelenggara acara pernikahan, prosedur itu harus dilaksanakan dengan disiplin dan jangan merendahkan risiko penularan"

Hingga kini, Kementerian Kesehatan Indonesia telah menangani 96 kasus COVID-19 yang tersebar tidak hanya di Jakarta, namun juga Bandung, Pontianak, Tangerang, Solo, Bali, serta Yogyakarta. (Ant/OL-6)

BERITA TERKAIT