15 March 2020, 10:17 WIB

Tekan Sebaran Covid-19, Spanyol dan Prancis Perluas Pembatasan


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

SPANYOL dan Prancis telah mengumumkan pembatasan baru pada kehidupan sehari-hari warga dalam upaya untuk membendung wabah virus korona baru (Covid-19) di negara mereka.

Langkah tersebut telah dilakukan Filipina dengan menyegel Manila sebagai respons paling agresif terhadap pandemi yang pernah terjadi di Asia Tenggara.

Orang-orang Spanyol akan dilarang keluar dari rumah mereka mulai Senin (16/3) pagi. Adapun Prancis telah menutup semua ruang publik yang 'tidak penting'.

Sementara itu, ribuan polisi di Filipina, dengan dukungan tentara dan penjaga pantai, mulai menyegel kota yang luas itu untuk pelancong lokal. Jam malam juga akan diberlakukan.

Baca juga : Jumlah Korban Tewas Akibat Covid-19 di Iran Capai 611 Orang

Dalam perkembangan lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjalani tes virus korona, dengan hasilnya kembali negatif.

Sementara itu, Begona Gomez--istri Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez--telah didiagnosis terinfeksi virus tersebut.

Jumlah kematian akibat virus korona di seluruh dunia, sekarang tercatat 5.792 orang dan total jumlah kasus di dunia 151.042 orang terinfeksi. (Al Jazeera/Hym/OL-09)

BERITA TERKAIT