15 March 2020, 10:13 WIB

Tabung Isolasi Suspek Korona Dikirim ke Labuan Bajo dan Maumere


Palce Amalo | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengirim empat unit tabung isolasi (isolation chambers) atau tempat untuk mengisolasi pasien suspek korona ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dan Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu (15/3).

"Kita kirim ruang isolasi, dua ke Labuan Bajo dan dua ke Maumere," kata Gubernur NTT Viktor Laiskodat kepada wartawan.

Tabung isolasi tersebut dilengkapi Hepa Filter berukuran kecil yang berfungsi memberikan oksigen kepada pasien sekaligus mensterilkan udara di dalam tabung tersebut sehingga udara yang keluar tidak menginfeksi atau membuat udara di luar tabung tercemar.

Satu unit tabung  isolasi korona juga ditempatkan di Bandara El Tari Kupang.

Baca juga: Khawatir Virus Korona, 10 WNA Ditolak di Sumba Timur

Sebelumnya suami istri yang baru kembali dari Inggris, dirujuk dari Kabupaten Lembata ke Rumah Sakit TC Hillers di Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (14/3).

Pasangan itu sedang dalam pantauan virus korona, sebelumnya disiolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba, Lembata.

Namun, hingga Minggu (15/30 pagi, belum ada keterangan dari pihak rumah sakit mengenai perkembangan kesehatan pasangan tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Minggu mengatakan pihaknya telah mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan tambahan rumah sakit (RS) rujukan korona di daerah itu.

Empat rumah sakit itu ialah RS Umbu Raha Meha di Sumba Timur, RS Siloam di Kota Kupang, RS Gabrial Manek di  Belu, dan RS Komodo di Manggarai Barat, menambah dua rumah sakit rujuan pasien virus korona sebelumnya yakni RS WZ Johannes di Kota Kupang dan RS TC Hillers. (OL-1)

BERITA TERKAIT