15 March 2020, 06:45 WIB

Baru Kembali Digelar, CFD di Bogor Ditiadakan karena Virus Korona


Dede Susianti | Megapolitan

DALAM rangka pencegahan dan penanganan penyebaran virus korona, Pemerintah Kota Bogor memutuskan meniadakan sementara Car Free Day (CFD).

Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang didampingi sejumlah kepala dinas terkait dan para camat dalam jumpa pers, Sabtu (14/3) petang.

"CFD yang biasanya dilakukan pada Minggu dan baru dilakukan satu minggu kemarin, kita batalkan juga. Jadi sementara kita belum bisa berikan izin-izin keramaian supaya bisa melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan," ungkapnya.

CFD di Kota Bogor dilakukan pada hari Minggu di sepanjang Jalan Sudirman. Pekan lalu, CFD untuk pertama kalinya dilakukan setelah hampir enam bulan dihentikan.

Baca juga: Cegah Penyebaran Korona, Pemkot Bogor Liburkan Sekolah Dua Pekan

Dedie juga menjelaskan, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor.

"Dengan MUI juga sudah koordinasi agar kegiatan keagamaan dipertimbangkan dikurangi intensitasnya. Terutama yang mengundang massa yang banyak," katanya.

Pun demikian dengan kegiatan-kegiatan kedinasan. Bahkan soal itu, imbauannya sudah dari beberapa hari lalu.

Salah satu contoh, Pemkot Bogor menunda peringatan Hari Sampah Nasional yang sedianya akan dilakukan pada hari ini, Minggu (15/3).

"Ruang terbuka publik sudah kita batasi. Kita tidak lagi mengeluarkan izin dan kita sedang membuat imbauan-imbauan agar di beberapa titik lokasi, seperti PD Pasar, Propindo, dan Javana untuk menyediakan hand sanitizer dan thermoscaner,"pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT