15 March 2020, 02:00 WIB

Anton Soeharyo: Transformasi Poin Gim


M-1 | Weekend

SEBAGAI pendiri dari startup developer gim, TouchTen dan Maingame.com, Anton Soeharyo sadar akan anggapan miring sebagian orang akan permainan gim. Tidak ingin gim sekadar dianggap permainan tidak bermanfaat, pria yang masuk ke 20 Rising Global Stars 2014 versi majalah Forbes Indonesia kemudian berpikir untuk mentransformasikan gim menjadi sebuah media yang dapat digunakan untuk membantu orang lain. Ia pun berkolaborasi dengan seniman tekstil dan wirausahawan sosial, Mira Hoeng.

Atas kolaborasi itu, mereka melahirkan Miya Match, sebuah gim dengan poin yang dapat digunakan pemain untuk beramal. Belum lama ini, Anton juga bekerja sama dengan benihbaik.com, yaitu sebuah platform penggalangan dana untuk membantu sesama.

Anton menciptakan gim bernama Benihbaik Match yang memiliki visi kebaikan dan dapat mengajak para pemainnya untuk berdonasi guna membantu sesama yang membutuhkan.

“Saya berharap gim tidak hanya menjadi sebatas hiburan semata bagi masyarakat, melainkan gim mampu memberikan dampak sosial yang nyata,” tuturnya.

Hadir dalam acara Kick Andy, Anton mengungkapkan sejak kecil sering menghabiskan waktu bersama sang ayah untuk sekadar bermain gim sehabis pulang sekolah. Kala itu, gim favorit mereka ialah Nintendo.

“Saya sudah sejak kecil menyukai gim dan hobi saya itu di-support oleh keluarga alias difasilitasi. Saya beruntung orangtua saya bukan yang suka melarang-larang anaknya,” ungkap Anton sembari mengenang masa kecilnya.

Keputusan Anton untuk terjun secara total di dunia gim diambilnya pada 2009 saat ia masih kuliah di Waseda University, Jepang. Saat kuliah untuk gelar master itu, Anton mengamati kebanyakan anak-anak muda di Jepang memiliki kebiasaan bermain gim menggunakan ponsel. Ia memprediksi tren tersebut juga akan terjadi di Indonesia.

Anton lalu mengajak sang adik untuk mendirikan perusahaan pengembang gim. Perkuliahan S2 yang tidak terlalu padat memberikan waktu cukup leluasa bagi Anton untuk menekuni usahanya itu.

Kini, Touchten telah membuat puluhan jenis gim, di antaranya Royal Garden Tales, Desert Chain, dan Fist of Rage. Gim karya mereka telah diunduh sekitar 10 juta pengguna.

Awalnya ia mengaku tak percaya bahwa gim yang ia buat ternyata banyak dimainkan. Anton mengakui bahwa gim-gim yang ia buat bersama tim ialah gim yang dimainkan dengan cara yang sangat simpel.

Pada 30 November 2019, ia memantapkan diri untuk mendirikan startup-nya sendiri yang ia beri nama Maingame.com.  

Anton pun membuat inovasi kemudah­an bermain di Maingame.com. Selama memiliki pulsa internet, para pengunjung bisa memainkan berbagai jenis gim tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu. Anton berharap industri gim semakin berkembang di Indonesia, termasuk gim berkonsep sosial. (M-1)

BERITA TERKAIT