14 March 2020, 18:32 WIB

Cegah Penularan Covid-19. DPRD Dukung Anies Liburkan Sekolah


PUtri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mendukung kebijakan Pemprov DKI untuk menutup sekolah selama dua pekan mulai 16 Maret hingga 28 Maret mendatang.

Politikus PDIP itu menyebut arahan tersebut sudah tepat untuk menekan penyebaran virus korona Covid-19.

"Saya setuju, Pemprov DKI melakukan itu. Ada dua konsep yang bisa digunakan untuk membatasi virus yakni social distancing majeure dan ada lock down. Salah satu cara untuk menekan bisa pakai konsep social distancing majeure itu," kata Ima saat dihubungi, Sabtu (14/3).

Selama sekolah diliburkan Ima meminta sekolah dibersihkan dengan disinfektan. Lalu pihak sekolah diminta agar bisa menerapkan e-learning.

Meski tidak semua pelajar bisa menerapkan e-learning, ia berharap guru-guru bisa menegaskan pembelajaran di rumah.

Baca juga : Anies Jelaskan Sekolah Diliburkan karena Anak Bisa Jadi Carrier

"Memang tidak semua anak mungkin bisa karena keterbatasan. Tapi kita memang harus berkorban untuk itu. Karena ini sedang krisis kan ada wabah. Jadi itu dulu harus ditekan," terangnya.

Dalam masa penutupan sekolah itu, Dinas Pendidikan harus memastikan materi pembelajaran sampai ke siswa dan orangtua. Guru-guru diminta agar terus berkoordinasi dengan orang tua untuk menjamin pelajar di rumah tetap belajar.

"Jadi jangan sampai pelajar di rumah itu main tapi harus belajar. Beri banyak materi dan juga soal-soal ujian untuk try out," ujarnya.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menutup sekolah selama dua pekan. Selain menutup sekolah selama dua pekan, ujian nasional dan ujian sekolah bagi SMK dan paket C juga ditunda. (OL-7)

BERITA TERKAIT