14 March 2020, 17:26 WIB

Siaga Korona, UNY Tunda Beri Gelar Doktor ke Menteri Desa


Agus Utantoro | Nusantara

REKTOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa mengakui protokol kewaspadaan terhadap pandemi virus korona (covid-19) membuat penundaan terhadap sejumlah kegiatan yang sudah terencana.

Termasuk, penganugerahan gelar doktor honoris causa ke sejumlah pejabat seperti Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa. (MI/Agus Utantoro)

Baca juga: Ini 8 Protokol Pandemi Virus Korona di UNY

Padahal, penganugerahan gelar doktor honoris causa itu dijadwalkan digelar pada April.

"Rangkaian Dies Natalis ke-56 UNY, termasuk konser yang rencananya menghadirkan Sheila on 7 pada 17 April 2020, juga ditunda," ujarnya di Yogyakarta, Sabtu (14/3).

Baca juga: UGM Tetapkan Siaga Virus Korona. Ini Protokol Lengkapnya

Sutrisna mengungkapkan, Sheila on 7 sebagai bintang tamu telah sepakat dengan penundaan dan konser dijadwalkan ulang pada Juni.

"Kita sudah koordinasi dengan Sheila on 7 dan bersepakat untuk ditunda awal Juni. Prioritas kita tetap kesehatan seluruh civitas," imbuh Sutrisna.

Baca juga: Positif Virus Beta Corona, Ratusan Kelelawar di Solo Dimusnahkan

Dia menambahkan, sejumlah kegiatan seminar nasional dan internasional di UNY ataupun yang akan diikuti tenaga pendidik juga ditangguhkan. "Program Kerja Lapangan (PKL) yang jadwalnya digelar mulai akhir bulan ini, juga akan ditunda," tegas dia.

Untuk kegiatan yang sudah berjalan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, dan pertukaran pelajar di luar kota serta luar negeri, kegiatan tersebut akan tetap dilangsungkan. "Namun kegiatan setelah instruksi ini keluar, akan ditunda dulu sampai 30 April," sambung Sutrisna.

Akan tetapi, sambung dia, kegiatan layanan akademik dan layanan umum tetap berjalan seperti biasa. Pegawai maupun dosen kampus juga tetap hadir sesuai jam kerja layaknya hari biasa.

Perpustakaan dan kantin kampus juga akan tetap dibuka. Mahasiswa bisa mengakses literatur maupun fasilitas online dari sini.

Hanya saja, sambung dia, pihak keamanan UNY akan melakukan pengukuran suhu tubuh. Civitas yang di atas 38 derajat tidak akan diizinkan masuk kampus dan disarankan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Mau datang ke kampus dan menggunakan fasilitas, UNY sangat terbuka. Untuk keamanan kita akan cek suhu tubuh setiap yang masuk ke lingkungan UNY," imbuh Sutrisna. (X-15)
 

BERITA TERKAIT