14 March 2020, 15:03 WIB

DKI Tunda Ujian, Anies Pastikan Nadiem Beri Lampu Hijau


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta memutuskan penundaan ujian nasional (UN) dan ujian sekolah bagi pelajar. Hal ini sehubungan dengan keputusan penutupan sekolah selama dua minggu.

Keputusan ini diambil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah menggelar rapat mendadak hari ini dengan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), ahli dokter spesialis anak, dan perwakilan WHO Indonesia.

"Kita tunda UN SMA/SMK. Nanti akan kita jadwalkan ulang," ungkapnya di dalam konferensi pers di Balai Kota, Sabtu (14/3).

Untuk tingkatan sekolah yang akan menjalankan UN dan ujian sekolah terdekat yakni SMK dan SMA. Untuk SMK dijadwalkan melangsungkan UN pada 16 Maret sampai 19 Maret dan ujian sekolah sejak 23 Maret hingga 30 Maret.

Sementara untuk Paket C akan melaksanakan UN pada 16 Maret sampai 21 Maret serta ujian sekolah pada 4 April sampai 7 April.

Untuk mengambil keputusan ini Anies menyebut sudah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Mendikbud disebutnya sangat mendukung dan menyerahkan kepada pemda untuk mengatur ulang jadwal UN serta ujian sekolah sebagai langkah pencegahan penyebaran virus korona.

"Pertam kami koordinasi dengan Kemendikbud terutama menyangkut UN, dan sudah dibahas. Dari kemendikbud memberikan kewenangan pada daerah untuk waktu pelaksanaannya. Untuk KBM kan di daerah, kita koordinasi terus. Kita juga apresiasi arahan presiden bahwa daerah harus bergerak cepat respon ini," ungkapnya.(OL-2)

BERITA TERKAIT