14 March 2020, 14:37 WIB

Wakil Rakyat NasDem Gelorakan Budaya Lombok Barat


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

BUDAYA merupakan identitas sehingga keberadaanya harus dilestarikan segenap elemen masyarakat. Anggota DPR RI asal Partai NasDem Syamsul Luthfi mendorong masyarakat Lombok, NTB menjaga warisan leluhur tersebut dan menjadi daya tarik pariwisata yang akan berdampak baik bagi kesejahteraan.

Pada agenda resesnya kali ini, politikus asal NasDem itu mendukung pagelaran budaya asli Lombok Barar melalui Festival Merce 2020, di Dusun Merce, Desa Selat, Kecamatan Narmada Lombok Barat. Kegiatannya meliputi jalan sehat, kirab budaya, pemeran kerajinan atau seni dan malean sampi.

"Saya mengapresiasi panitia festival merce yang dengan sadar berupaya melestarikan budaya lokal sebagai salah satu magnet hiburan masyarakat," katanya melalui keterangan resmi, Sabtu (14/3).

Menurut dia, Lombok Barat sebagai kabupaten dengan pendapatan asli daerah cukup besar dari sektor pariwisata dan seharusnya mampu untuk menumbuhkembangkan kearifan lokal. Selain itu juga budaya masyarakat sebagai magnet wisatawan domestik serta luar negeri.

Pariwisata berbasis budaya Lombok Barat seperti Malean Sampi harus menjadi leading sektor dalam membangun kepariwisataan karna dengan sendirinya pemberdayaan Masyarakat seperti UMKM akan berjalan dan terbangun.

"Meminta kepada panitia festival untuk ke depannya lebih berani dan melakukan koordinasi yang siginifikan dengan para pihak terkait mulai dari desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah agar kelak kemudian festival merce dapat menjadi agenda tahunan resmi pemerintah setempat," tegasnya.

Menurut Ketua Panitia Festival Merce Ismail Syarief acara yang dipimpinnya merupakan bagian dari memperingati Bajang Merce Community yang ke 14 tahun yakni wadah perkumpulan pemuda dan remaja Dusun Merce.

Kemudian, kata dia, salah satu acara sekaligus magnet dalam gelaran ini yakni Malean Sampi merupakan salah satu tradisi masyarakat Narmada menjelang musim tanam padi. "Setidaknya terdapat 100an kelompok masyarakat yang fokus menjaga budaya Malean Sampi," pungkasnya. (Cah/OL-09)

BERITA TERKAIT