14 March 2020, 07:40 WIB

Ditemukan Fosil Kulit Penguin Berusia 43 Juta Tahun di Antartika


Siswantini Suryandari | Humaniora

PENELITI Argentina telah mengumumkan penemuan fosil kulit pada sisa-sisa sayap penguin berusia 43 juta tahun di Pulau Marambio di Antartika. Fosil itu sebenarnya ditemukan selama misi penelitian pada tahun 2014.

Fosil itu kemudian dipelajari di Museum La Plata oleh ahli paleontologi Argentina, Carolina Acosta Hospitaleche, dan diungkapkan secara ilmiah di Universitas Nasional La Matanza, Jumat (13/3).

Kulit fosil dari Palaeeudyptes gunnari, salah satu dari banyak jenis penguin yang punah dan hidup di Antartika selama periode Eosen, berlangsung sekitar 56 hingga 34 juta tahun yang lalu. Pada saat itu, Antartika ditutupi hutan dan dihuni beragam fauna.

baca juga: Cegah Tanah Longsor dengan Soil Bioengineering

"Fosilisasi kulit sayap ini unik, karena merupakan contoh pertama yang dilestarikan di dunia penguin dengan kulit," kata Acosta Hospitaleche.

"Kulit itu dilestarikan sebagai fosil pada kedua permukaan sayapnya, membungkus tulang-tulang yang tetap terartikulasi pada posisi semula," tambahnya. (AFP-OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT