14 March 2020, 07:15 WIB

Trump: Amerika Serikat Darurat Nasional Virus Korona


Siswantini Suryandari | Internasional

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan negaranya dalam keadaan darurat nasional terkait wabah virus korona. Ia meminta Stafford Act diberlakukan, dan memungkinkan miliaran dolar dari federal akan dikucurkan membantu negara-negara bagian AS yang terpukul keras akibat wabah tersebut.

Undang-Undang Stafford disahkan oleh Kongres pada tahun 1988 untuk memberikan bantuan federal kepada pemerintah negara bagian dan pemerintah daerah untuk menyelamatkan jiwa, melindungi properti dan kesehatan, serta keselamatan masyarakat.

Melalui Undang-Undang Stafford ini, pemerintah federal bisa memberikan bantuan kepada negara bagian dan pemerintah daerah, terutama untuk membantu tanggap bencana besar seperti angin topan, gempa bumi, tanah longsor, banjir, tsunami atau kebakaran.

"Hanya Pemerintah Federal yang dapat memberikan koordinasi yang diperlukan untuk mengatasi pandemi ukuran dan ruang lingkup nasional yang disebabkan oleh patogen yang diperkenalkan ke negara kita," kata Trump dalam sepucuk surat kepada para kepala departemen yang memberi tahu mereka bahwa ia sedang mengajukan Undang-Undang Stafford.

Dalam sebuah pernyataannya, Trump juga mengutip bagian dari National Emergencyencies Act (NEA) untuk memperluas wewenang Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk menangani krisis.

NEA memberi Gedung Putih kekuatan besar untuk mendeklarasikan darurat militer, menangguhkan kebebasan sipil, memperluas militer, menyita properti dan membatasi perdagangan, komunikasi, dan transaksi keuangan.

Stafford Act memberikan Federal Emergency Management Agency (FEMA), bagian dari Departemen Keamanan Dalam Negeri, wewenang untuk memanfaatkan dana bantuan bencana. Saat ini dana yang ada di FEMA sebesar $42,6 miliar pada akhir Februari. Namun Trump menyatakan kepada wartawan bahwa saat ini tersedia hingga US$50 miliar di FEMA.

Sebelumnya 36 senator Demokrat telah mengirim surat kepada Trump yang isinya mendesak Presiden Trump untuk mengambil dana tersebut, guna menangani wabah virus korona yang menyebabkan lebih dari 2.000 orang terinfeksi dan 47 orang meninggal di Amerika Serikat.

Dalam sepucuk surat kepada presiden pada hari Rabu, 36 senator Demokrat mendesaknya untuk mengambil dana untuk menangani wabah koronavirus yang telah menyebabkan lebih dari 2.000 infeksi dan 47 kematian di Amerika Serikat.

"Pejabat negara bagian dan lokal bekerja keras untuk mengurangi wabah dan melindungi orang Amerika, dan sumber daya federal yang sedang berlangsung sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya itu," kata mereka.

baca juga: WHO: Eropa Pusat Infeksi Virus Korona

Dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan termasuk pengujian, diagnosis, perawatan dan pemantauan, peralatan medis dan tempat tinggal sementara seperti tenda atau bangunan portabel. Otoritas federal mengasumsikan 75 persen dari anggaran yang ada akan digelontorkan, sisanya 25% akan ditangani oleh negara bagian. (AFP/OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT