13 March 2020, 23:06 WIB

Kaltara Siap Kembangkan Kluster Rempah dan Buah Tropis


Antara | Nusantara

KALIMANTAN Utara siap mengembangkan kluster rempah dan buah tropis, salah satunya dengan revitalisasi manajemen pengelolaan pertanian.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie di Tanjung Selor, Jumat (13/3), mengatakan pertanian bukan hanya pangan tetapi juga kepentingan lainnya.  Irianto yang juga Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Wilayah Kalimantan mengatakan pertanian juga bisa meningkatkan investasi dan ekspor daerah dan negara. Sebabnya, pertanian sebagai penyedia pangan relevansinya berkaitan erat dengan masalah kesehatan dan kualitas manusia.

Pemerintah pusat dan daerah juga harus mengantisipasi pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi dengan menjamin keseimbangan ketersediaan pangan. "Guna mencapai itu, pengembangan pertanian tidak hanya dengan intensifikasi tetapi juga harus dilakukan upaya ekstensifikasi," kata Gubernur.

Hal ini, jadi peluang besar bagi daerah di luar Jawa, khususnya Kaltara untuk mengembangkan lahan-lahan yang tidak produktif. Hal itu sudah pula ia ungkapkan pada pada Musyawarah Nasional (Munas) IX Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) digelar di Istana Negara Jakarta, Kamis (12/3). "Bahkan, dalam acara itu Presiden Jokowi menceritakan dirinya sudah lama mengenal jamu, jadi tanaman herbal seperti jahe, serai, kunyit, dan temulawak sangat berpeluang dikembangkan," ujarnya. Dia menambahkan, “Dan sekarang justru tanaman herbal bagus untuk melawan virus corona," ujarnya.

Ramuan-ramuan tradisional itu sangat dibutuhkan. "Permintaannya, kata Bapak Presiden, meningkat lima kali karena tidak menimbulkan efek samping dan tidak meninggalkan residu di dalam tubuh," kata Irianto. (OL-12)

BERITA TERKAIT