13 March 2020, 21:24 WIB

Waspada, 1.406 Kasus DBD Terjadi di Lampung


Eva Pardiana | Nusantara

KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Lampung mengalami peningkatan signifikan selama 2020. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat,  per Februari 2020 terdapat 1.406 kasus. Jumlah tersebut naik drastis dibanding Januari yang hanya 1.066 kasus.

Kepala Bidang Promosi Kesehatan Media, Lisna merinci ada 5 kabupaten/kota di Lampung dengan jumlah kasus DBD tertinggi, yaitu Lampung Selatan 408 kasus, Lampung Tengah 212 kasus, Lampung Timur 203 kasus, Pringsewu 129 kasus, dan Kota Bandar Lampung 70 kasus.

Menurut Lisna, peningkatan kasus DBD terjadi akibat bertepatan dengan musim penghujan. "Setiap memasuki musim hujan kasus DBD memang selalu meningkat," kata Lisna di Bandar Lampung, Jumat (13/3).

Meski begitu, menurut Lisna, angka kematian akibat DBD di Lampung masih terbilang rendah. Hingga saat ini hanya tercatat 10 kasus kematian. Sebanyak lima kematian pada Januari dan lima kematian di Februari.

"Artinya kita sudah melakukan penanganan yang baik sehingga dapat menekan angka kematian akibat DBD," ujarnya.

Pada 2019 lalu, kasus DBD di Lampung mencapai angka 5.592 kasus. Sedangkan angka kematian akibat DBD sebanyak 17 kasus.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengaku telah melakukan berbagai upaya ekstra untuk menekan penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti itu.

Kepala Dinas Provinsi Lampung Reihana mengatakan jajarannya mengoptimalkan pemberantasan jentik nyamuk untuk meredam merebaknya DBD, khususnya dengan menerapkan 3M Plus.

''Kami terus mengajak masyarakat memberantas sarang nyamuk dengan 3M Plus (menutup, menguras, mengubur) plus jangan menggantung pakaian di balik pintu karena nyamuk senang bersembunyi di sana,'' kata Reihana.

Pihaknya, lanjut Reihana, juga terus melakukan koordinasi dengan dinkes kabupaten/kota dalam meningkatkan antisipasi penyakit yang merebak saat musim hujan ini. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT