13 March 2020, 20:51 WIB

Umumkan Warga Kena Korona, Gubernur Banten: Bentuk Tanggung Jawab


Wibowo Sangkala | Nusantara

GUBERNUR Banten Wahidin Halim memastikan mendapatkan informasi perkembangan terkini virus korona (Covid-19) di Provinsi Banten dari sumber resmi dan dipercaya.

Sehingga, dia meyakini yang disampaikan  ke masyarakat Banten untuk menjawab atas pertanyaan masyarakat yang meminta kejelasan dan keterbukaan informasi.

"Saya percaya masyarakat Banten merupakan masyarakat yang agamis dan taat beribadah. Tidak akan mudah panik, tidak terjadi panic buying," ungkap Wahidin, Jumat (12/3).

Baca juga: Status Pandemi, Indonesia Kaji Kebijakan Penanganan Covid-19

"Apa yang saya sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Kesehatan dan saya memahami protokoler serta menghormati peran juru bicara Covid-19," tambah Wahidin.

Baca juga: Dua Warga Banten Positif Korona, Jubir: Data Gubernur dari Mana?

Dijelaskan, amanat Pasal 155 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pemerintah Daerah aktif mengumumkan ke masyarakat daerah-daerah mana saja yang menjadi sumber penularan penyakit.

"Langkah yang saya merupakan amanah undang-undang sekaligus untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial," jelas dia.

Baca juga: Mulai Senin, RSPI Sulianti Saroso tak Lagi Terima Pasien Umum

Dia juga mengimbau masyarakat agar menghindari tempat-tempat pertemuan dan keramaian umum,  dan diusahakan sedapat mungkin tidak melakukan perjalanan ke tujuan negara-negara yang terkena wabah virus korona.

"Saya berharap agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada,  serta selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, konsumsi gizi seimbang, istirahat yang cukup dan selalu berolahraga," tegas dia. (X-15)
 

BERITA TERKAIT