13 March 2020, 20:38 WIB

Mulai Senin, RSPI Sulianti Saroso tak Lagi Terima Pasien Umum


Atalya Puspa | Humaniora

ANTISIPASI terjadinya lonjakan pasien yang terinfeksi virus korona (Covid-19) di Indonesia, mulai Senin (23/3) mendatang, Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso tidak akan lagi menerima pasien umum.

Dengan demikian, RSPI akan berfokus untuk menangani suspect dan pasien positif Covid-19.

"Mulai Senin kita eskalasi. RS tutup dan tidak melayani lagi rawat inap," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril di Jakarta, Jumat (13/3).

Adapun, nantinya ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso secara otomatis akan bertambah. Syahril menyatakan, penambahan tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga nanti bisa menampung sebanyak 140 pasien isolasi.

Baca juga : UI Terapkan Kuliah Jarak Jauh Selama Masa Pandemi Korona

"Nanti akan ditambahkan secara bertahap, dari sekarang 11, 20, sampai paling banyak 140. RS lain juga akan melakukan itu. Bahkan RS Cengkareng juga akan membuat blok khusus isolasi," ujar Syahril.

Syahril menyatakan, pihaknya siap untuk menangani pasien Covid-19 dan menjamin keselamatan tenaga kesehatan yang bertugas.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat luas dan pemerintah untuk bahu-membahu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar kasusnya tidak semakin berkembang.

"Yang penting kita harus putus mata rantai. Dari dinkes, puskesmas, masyarakat, harus bekerja sama. Itu memang berat sekali. Karena satu orang positif tracingnya setengah mati. Sehingga Kepala Dinas khususnya harus kuat," tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT