13 March 2020, 18:05 WIB

Ikuti Aturan Cegah COVID-19, Broadway Ditutup Satu Bulan


Melalusa Susthira K | Weekend

IMBAS virus corona atau Covid-19 yang telah ditetapkan menjadi pandemi kian meluas ke berbagai aspek. Baru-baru ini teater Broadway di Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS), bahkan mengumumkan untuk menangguhkan pertunjukannya selama satu bulan ke depan.

Langkah tersebut diambil merujuk pada larangan pertemuan publik besar-besaran yang diberlakukan di New York guna membendung wabah virus Covid-19 semakin merebak. The Broadway League menyebut bahwa pertunjukan teater Broadway mulai ditutup pada Kamis (12/3) kemarin, hingga 13 April mendatang.

"Prioritas utama kami adalah dan akan terus menjamin kesehatan dan kesejahteraan para pengunjung teater Broadway dan ribuan orang yang bekerja di industri teater (Broadway) setiap hari, termasuk para aktor, musisi, panggung pertunjukan, penerima tamu, dan banyak profesional berdedikasi lainnya," terang Presiden The Broadway League, Charlotte St Martin, dalam sebuah pernyataan.

Pengumuman tersebut muncul selang beberapa menit setelah Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengatakan teater Broadway di Manhattan bisa tetap beroperasi  namun kapasitas tempat duduk harus dikurangi hingga 50 % dari kapasitas penonton regulernya. Ia menyebut pertemuan lebih dari 500 orang dilarang, kecuali sekolah, angkutan massal, rumah sakit, dan panti jompo, mulai Jumat (13/3) hari ini.

Adapun sehari sebelumnya diberitakan bahwa seorang karyawan paruh waktu yang bekerja di dua teater Broadway dinyatakan positif terjangkit Covid-19 saat menjalani tes uji. Karyawan yang bekerja sebagai penjaga pintu tersebut saat ini dilaporkan tengah dikarantina.

Penutupan sekitar 40 pertunjukan Broadway di sepanjang Theater District itu menjadi pukulan besar bagi pemasukan pariwisata yang mendatangkan lebih dari $ 26,7 juta dollar AS hanya dalam pekan lalu saja. Penutupan selama satu bulan Broadway tersebut menjadi kali pertama dan bahkan lebih lama dari aksi pemogokan selama 19 hari yang pernah terjadi pada 2007 lalu.  (AFP/CNN/M-1)

BERITA TERKAIT