13 March 2020, 17:00 WIB

Harga Gula Pasir di Banyuwangi Rp17 ribu per Kilogram


Usman Afandi | Nusantara

Harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional di Banyuwangi, Jawa Timur merangkak naik. Dari pantauan Media Indonesia di lapangan, harga gula pasir yang normalnya Rp12 ribu per kilogram (kg), kini menjadi Rp17 ribu/kg pada Jumat (13/3).

Pedagang di Pasar Blambangan Banyuwangi, Sumiati, 45, mengungkapkan imbas kenaikan harga gula membuat dirinya tak berani menyimpan gula terlalu banyak.

"Dari sana memang kosong, makanya harga tidak stabil. Padahal minggu lalu masih Rp12 ribu, tapi sekarang Rp17 ribu per kilo," ujar Sumiati kepada Media Indonesia, Jumat (13/3).

Menurut Sumiati, dia "biasanya membeli di pengepul satu kwintal lebih. "Tapi itu saat harganya normal. Nah, karena sekarang tidak stabil, saya hanya stok separuhnya, takut rugi. Selain itu, dari pengepul katanya gula mengalami kelangkaan juga," sambungnya.

Baca juga: Harga Gula Pasir di Palangka Raya Capai Rp16.500/kg

Sejak harga gula mulai tidak stabil, lanjut Sumiati, permintaan pembeli semakin berkurang. Kendati demikian, karena gula pasir komoditas pokok untuk kebutuhan rumah tangga yang harus ada, permintaan pembeli masih tetap ada.

"Kalau pembeli pas harga masih stabil, banyak. Namun, sekarang ya tetap ada. Cuma ya tidak terlalu banyak. Hanya separuhnya saja," katanya.

Kepala Bulog Divisi Regional V Banyuwangi, Prima Agung menjelaskan, saat ini Bulog Banyuwangi juga mengaku tidak memiliki stok gula pasir. "Bahkan stok gula di wilayah tapal kuda juga mengalami kekosongan sehingga Bulog tidak bisa mengendalikan harga gula pasir di tingkat pedangang pasar. Sudah sekitar dua minggu lalu, stok gula pasir habis," ungkapnya.

Menurut Prima, pihaknya bersama dinas terkait sudah datang ke beberapa pabrik gula, yakni Industri Gula Glenmore di Banyuwangi, pabrik gula di Asembagus, Situbondo dan Bondowoso. Namun, stok gula masih kosong. "Padahal kami datang ke pabrik tersebut sekitar sebulan yang lalu. Sekarang mau beli sudah tidak ada," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT