13 March 2020, 09:26 WIB

Transjakarta Tambah Frekuensi Cuci Bus dan Cairan Pencuci Tangan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

TRANSJAKARTA melipatgandakan frekuensi pencucian armada bus. Semula pencucian armada dilakukan pada saat pulang untuk mempersiapkan keberangkatan esok paginya. Kini pencucian bus juga dilakukan pada saat 'split' siang hari atau ketika bus diistirahatkan, dan malam hari ketika bus sudah selesai melakukan pelayanan.

"Pencucian bus difokuskan kepada pembersihan interior dengan dengan sangat teliti di setiap ruang bus mulai dari kursi pelanggan, pintu bus hingga 'handgrip' (pegangan bus) dengan menggunakan cairan desinfektan. Ini dilakukan agar bus tetap dalam kondisi steril saat beroperasi dan melakukan pelayanan," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo, Jumat (13/3).

Tidak hanya bus milik Transjakarta, bus-bus yang dimiliki operator pun sudah melakukan standar pengoperasian pencucian bus sesuai dengan yang dilakukan oleh bus-bus swakelola. Pelaksanaan pencucian bus milik operator dilakukan di lokasi depo operator menggunakan cairan disinfektan yang sudah distandarkan oleh Transjakarta.

"Guna memastikan pelanggan tetap nyaman, Transjakarta kembali menambah pengadaan cairan pencuci tangan menjadi total 88 halte dari sebelumnya hanya 80 halte," terang Nadia.

Dari halte-halte tersebut, sebanyak tujuh halte yang dijadikan pusat penempatan refill atau isi ulang cairan pencuci tangan, yaitu Halte Kampung Melayu, Halte Harmoni, Halte Pulogadung 2, Halte Tendean, Halte Pasar Kebayoran Lama, Halte Cawang UKI, dan Kuningan Timur.

Jika persediaan mencukupi, PT Transjakarta menargetkan sebanyak 200 halte akan segera dilengkapi cairan pencuci tangan pada pekan depan.

Selain di halte, cairan pencuci tangan saat ini juga telah terpasang di bus-bus low entry, bus pariwisata hingga Transjakarta Care (Transcare).

Selanjutnya, PT Transjakarta akan terus menambah titik-titik penempatan cairan pencuci tangan di bus-bus Transjakarta lainnya seperti Minitrans, Royaltrans dan bus-bus di rute non koridor lainnya. Nadia menambahkan cairan pencuci tangan juga akan disediakan di titik-titik pemberangkatan ujung seperti Cibubur, BSD dan Bekasi.

"Untuk titik ini, nantinya cairan pencuci tangan akan dipegang oleh petugas yang bertugas. Sementara itu, untuk thermal gun nantinya akan disediakan di setiap pool (depo) dan akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh di halte-halte ujung," ungkapnya.

baca juga: NF Suka Baca Novel Bertema Psikopat

Dengan ini Nadia berharap pelanggan tidak perlu khawatir untuk menggunakan layanan Transjakarta sebagai moda transportasi pilihan.

"Kami juga mengimbau pelanggan untuk selalu berhati-hati, waspada dan selalu menjaga kesehatan diri untuk meminimalisir kemungkinan tertular virus COVID-19 atau korona," tegasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT