13 March 2020, 08:47 WIB

Ibu Kota Baru Mulai Dibangun Oktober


Wan/Ant/E-3 | Ekonomi

DIREKTUR Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Danis Hidayat Sumadilaga, mengatakan groundbreaking pembangunan desain ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur akan dilakukan pada semester II 2020, yakni Oktober atau November nanti.

Rencana pembangunan infrastruktur dilakukan setelah finalisasi urban design IKN yang dijadwalkan pada periode Januari-Juli 2020.

"Groundbreaking diperkirakan pada semester II 2020," ungkap Danis di Kantor Kementerian PU-Pera, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Kementerian PU-Pera telah melakukan sayembara gagasan desain kawasan IKN yang melibatkan masyarakat umum.

Dari konsep yang ditawarkan tiga pemenang terbaik, yakni Negara Rimba Nusa, The Infinite City, dan Kota Seribu Galur, Kementerian PU-Pera menggabungkan konsep ketiganya untuk membangun kawasan dengan visi sebagai katalis peningkatan peradaban manusia Indonesia.

"Visi konsep desain IKN mengacu pada tiga poin, yakni mencerminkan identitas bangsa, menjamin keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta mewujudkan kota yang cerdas, modern bertaraf internasional," lanjutnya.

Dalam IKN tersebut akan terdapat tiga zona, yaitu kawasan inti pusat dengan luas 5.644 hektare, kawasan ibu kota negara sebesar 56.180 hektare, serta kawasan perluasan IKN yang mencapai sekitar 256.000 hektare.

Kementerian akan menyempurnakan detail konsep desain yang diperkirakan rampung Mei nanti. Setelah itu, konsep akan diajukan ke pemerintah dan menunggu hasil rancangan undang-undang (RUU) yang disahkan DPR.

Danis mengatakan, yang jadi fokus utama pembangunan pertama ialah ben-dungan, jalan, dan drainase. "Setelah groundbreaking, jumlah dana yang dibutuhkan tahap awal tidak banyak, DP (down payment) cukup sekitar Rp200 miliar-Rp300 miliar."

Sebelumnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyatakan pemindahan ibu kota negara akan tetap sesuai rencana meski ada wabah covid-19. (Wan/Ant/E-3)

BERITA TERKAIT