12 March 2020, 21:55 WIB

12 Pasien Suspek Diisolasi


Andhika prasetyo | Humaniora

PEMERINTAH  tengah mengisolasi 12 pasien dalam perawatan (PDP) yang diduga kuat melakukan kontak dekat dengan pasien-pasien positif virus korona, baik di dalam dan luar negeri.

"Latar belakang mereka berbeda-beda. Ada yang baru pulang dari luar negeri. Ada juga yang kontak dekat seperti mengantar pasien positif ke rumah sakit," ujar juru bicara pemerintah terkait korona Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3).

Saat ini, seluruh 12 PDP itu memiliki keluhan kesehatan ringan yang mengarah pada gejala covid-19.

"Walaupun ringan, tapi ada gejala, umumnya demam dan batuk," tutur dia.

 

Baca juga: Dua Warga Banten Positif Korona, Jubir: Data Gubernur dari Mana?

 

Langkah isolasi terhadap PDP adalah upaya baru yang lebih ketat demi mencegah potensi penyebaran korona ke lingkup yang lebih luas. Sebelumnya, isolasi hanya dilakukan terhadap pasien yang dinyatakan suspect dan positif saja.

"Yang membuat kita tenang adalah posisi mereka sudah tidak dimasyarakat. Semua sudah kita karantina. Sembari karantina, kita bisa melakukan penelusuran lebuh dini terkait pergerakan mereka, kemana saja dan bertemu siapa saja dalam beberapa hari terakhir," tandas Yuri. (OL-8)

BERITA TERKAIT