12 March 2020, 21:07 WIB

Dua Warga Banten Positif Korona, Jubir: Data Gubernur dari Mana?


Mediaindonesia.com | Humaniora

JURU bicara pemerintah Indonesia untuk penanganan korona Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan pihaknya tidak pernah memberikan data pasien positif terinfeksi virus korona kepada Gubernur Banten Wahidin Halim.

"Kita tidak pernah memberikan (data pasien Covid-19) pada otoritas pemerintah (Banten). Karena itu, saya tidak tahu (perihal dua warga Banten positif korona). Kalau beliau dapat data sendiri, terserah," ujar Yuri saat memberikan konferensi pers terkait situasi perkembangan Covid-19 di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: LIPI Bagikan Cara Membuat Hand Sanitizer

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim dalam sebuah video di akun Facebook @WH.WahidinHalim mengklaim ada dua warga Banten yang positif terkena virus korona. Informasi tersebut ia peroleh dari hasil laporan tim kesehatan Provinsi Banten.

"Mereka ini ada yang kebetulan baru saja melakukan perjalanan dari Malaysia. Untuk itu, sebagai Gubernur Banten saya berharap masyarakat untuk tetap waspada, jangan panik, dan menghindari pertemuan-pertemuan yang bersifat umum," kata Wahidin dalam video tersebut.  

Yuri yang juga Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan mengatakan pihaknya hanya memberikan data kepada Dinas Kesehatan untuk kepentingan pelacakan pasien yang terkait dengan virus korona.

Baca juga: Status Pandemi, Indonesia Kaji Kebijakan Penanganan Covid-19

"Saya tidak dengar Gubernur Banten tuh dapat dari mana data memeriksanya. Karena kita tidak pernah menyampaikan data ini kepada Gubernur. Data ini disampaikan ke Dinas Kesehatan (Banten) untuk kemudian dilakukan tracing," ujar dia.

"Bisa saja bahwa, misalnya ini. Pasiennya ada di Jakarta. Tetapi ternyata dia warga Tangerang. Kan masuk (Provinsi) Banten. Yang setiap hari mondar-mandir ke sini dan keluarganya di sana. Artinya bisa saja seperti itu," tambah Yuri. (Dhk/A-3)

BERITA TERKAIT