12 March 2020, 20:04 WIB

Situs Korona Pemprov DKI Diserang Hingga Tidak Bisa Diakses


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KEPALA Unit Pelaksana Jakarta Smart City, Yudhistira Nugraha menampik tidak ada serangan hacker di laman website korona DKI atau corona.jakarta.go.id.

Diketahui, informasi mengenai virus korona yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta sulit diakses sejak pukul 17.00 WIB. Hal tersebut berdasarkan dari cuitan akun resmi Pemprov DKI @DKIJakarta.

"Enggak (dihack) cuma ada plumbing traffic yang tinggi di DDoS saja, bukan di retas," kata Yudhistira saat dihubungi, Jakarta, Kamis (12/3).

Web informasi corona.jakarta.go.id untuk beberapa saat tidak dapat di akses untuk sementara waktu dikarenakan ada gangguan DDos (distributed denial of services), yakni adanya traffic yang membanjiri lalu lintas jaringan internet sehingga down.

"Jadi ada orang yang sengaja mau menyerang membanjiri traffick. Jadi orang lain tidak bisa akses. Robot, nyerang terus. Ini masalah jaringan dan ketersediaan saja. Di backend-nya aman, karena network nya penuh, jadi yang lainnya nggak bisa update," jelas Yudhistira.

Menurutnya, gangguan pada web korona DKI sudah mulai terjadi sejak semalam (11/3) saat Gubernur Anies Baswedan hadir di talkshow Mata Najwa. Yudhistira menyebut masalah gangguan jaringan itu bakal selesai pada besok hari.

"(Gangguan) mulai pas acara Mata Najwa. Kami sudah punya backup, kita pindahin. Iya besok sudah bisa, biar secepatnya. Nanti kita analisa dari penyerangnya, jadi sekarang sedang kita cari datanya dan analisa," tandas Yudhistira. (OL-4)

BERITA TERKAIT