12 March 2020, 20:00 WIB

Pulang dari Turki, Wali Kota Bogor Wajib Diobservasi Cegah Korona


Dede Susianti | Megapolitan

WALI Kota Bogor Bima Arya Sugiarto harus menjalani observasi selama 14 hari. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu berada di Turki, negara yang sudah terkonfirmasi memiliki kasus infeksi virus korona (Covid-19).

Bima Arya akan tiba di Tanah Air pada Senin (16/3) mendatang. Di Turki, Bima memenuhi undangan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Istanbul yang memintanya berbagi inspirasi dan motivasi. Acara tersebut digelar di Fatih Sultan Mehmet University.

Baca juga: Tidak Dicover BPJS, Anies Jamin Bantu Warga Periksa Korona

"Semua warga yang baru pulang dari luar negeri akan dilakukan pemantauan. Sama dengan warga biasa, tanpa terkecuali," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, kepada Media Indonesia, Kamis (12/3).

Selama menjalani proses observasi, Bima Arya harus tetap berada di rumah pribadi. Ia pun bakal berstatus orang dalam pemantuan (ODP).

Baca juga: Pemprov DKI: Situs corona.jakarta.go.id Diserang Ddos

Selain ke Turki, Bima Arya beserta rombongan melakukan kunjungan ke Baku, Azerbaijan. Ia melakukan penjajakan kerja sama dengan ASAN Xidmat (Mal Pelayanan Publik di Azerbaijan) di Baku, Azerbaijan.

Dalam rombongan tersebut, Bima melakukan kunjungan dengan ditemani sang isteri Yane Ardian dan sejumlah stafnya yang di antaranya ada dari Bagian Kerja Sama Pemerintah Kota Bogor. (DD/A-3)

BERITA TERKAIT