12 March 2020, 23:20 WIB

Pengguna KRL Diimbau Waspada


MI | Megapolitan

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo membenarkan bahwa rute KRL Bogor-Depok-Jakarta Kota berisiko tinggi penularan korona. Ia menjelaskan bahwa hal itu berdasarkan pemetaan pasien yang dinyatakan positif korona ternyata melintas di rute tersebut.

“Setelah kami petakan, pasien yang terindikasi positif adanya di kawasan lintasan KRL itu. Itu menunjukan penyebarannya di kawasan itu. Jadi, kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih care terhadap kebersihan diri,” kata Syafrin di Jakarta, Kamis (12/3).

Ia menuturkan bahwa pasien pertama yang dinyatakan positif korona tinggal di daerah Depok. Lalu pasien lainnya berada di wilayah selatan Jakarta.

“Rata-rata alamat (pasien) suspect itu melintas di Bogor-Jakarta dalam waktu 55 menit. Artinya kita perlu waspada. Kami sudah mengimbau kepada pengelola kereta api tingkatkan kewaspadaan sesuai dengan SOP,” ucap Syafrin.

Dinas Perhubungan bersama PT KCI, sebutnya, sudah berkoordinasi mewaspadai penularan virus korona. Menurutnya, tidak hanya di KRL Bogor-Depok-Jakarta saja yang ditingkatkan kewaspadaannya, tapi di semua stasiun kereta api.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) pun mulai memeriksa suhu tubuh penumpang KRL secara acak sejak Kamis (12/3).  

“Petugas akan melakukan random check suhu tubuh pengguna di stasiun-stasiun jalur Bogor-Depok,” kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba.

Jumlah pengguna lintas Bogor/Depok menuju Jakarta selama satu tahun mencapai 199 juta pengguna. Sementara per hari mencapai 546 ratus pengguna atau 69% dari keseluruhan pengguna KRL.

“Kami juga menyiapkan pos kesehatan di 30 stasiun KRL. Pengguna dapat mengukur suhu tubuh, mendapatkan masker, hingga obat-obatan. Bila tidak dapat ditangani, petugas kesehatan akan merujuk pengguna ke rumah sakit terdekat,” ujar Anne.

Anne melanjutkan para pegawai PT KCI yang berinteraksi langsung dengan pelanggan di cek kesehatannya termasuk suhu tubuh, sebelum berdinas. Rangkaian-rangkaian kereta juga dibersihkan secara berkala dengan menggunakan disinfektan.


Jangan panik

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Farazandhi meminta masyarakat tidak panik terkait dengan viralnya foto paparan rapat Pemprov DKI terkait antisipasi virus korona yang menyebut KRL terutama rute Bogor-Jakarta Kota berisiko tinggi.

Farazandhi menegaskan paparan tersebut hadir dalam rapat yang bertujuan mengumpulkan segenap jajaran agar waspada. (Ins/Put/J-1)

BERITA TERKAIT