12 March 2020, 18:31 WIB

Pemprov DKI Cegah Korona Menulari di Permukiman Padat


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan virus korona di semua area. Tak hanya di transportasi publik, tapi juga di berbagai tempat keramaian hingga ke permukiman padat penduduk.

Menurut Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Permukiman Suharti, (Pemprov) menyebut ada kekhawatiran tersendiri dari Pemprov DKI Jakarta terkait hal tersebut.

"Akan lebih bahaya kalau masuk ke wilayah padat penduduk karena sirkulasi udara yang tidak bagus sehingga penduduk tinggal dalam kondisi rumah yang tidak baik," kata Suharti di Balai Kota, Kamis (12/3).

Baca juga: Anies Klarifikasi Viral KRL Bogor-Jakarta Tularkan Virus Korona

Sirkulasi udara tidak baik dan kepadatan yang tinggi berpotensi membuat penularan virus terjadi lebih cepat. Selain itu, lanjut Suharti, di permukiman padat penduduk tidak memungkinkan adanya ruang isolasi.

"Di sana tidak punya fasilitas di rumah untuk melakukan self karantina," tegas Suharti.

Oleh karena itu, saat ini pihaknya fokus meminimalisasi penularan melalui upaya mitigasi di berbagai tempat termasuk transportasi publik. "Semua transportasi melakukan protokol sesuai perda," ungkapnya.

Diketahui hingga kini sudah ada 34 orang di Indonesia yang ditetapkan positif korona. Tiga pasien yang dinyatakan sembuh, tapi di sisi lain ada dua pasien yang dinyatakan meninggal dunia.

BERITA TERKAIT