12 March 2020, 17:57 WIB

Gelar Kongres di Tengah Korona, Ini Langkah Antisipasi Demokrat


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

PARTAI Demokrat tidak mengubah rencana kongres yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center 14-16 Maret meskipun virus korona atau Covid 19 tengah menyebar. Namun, partai berlambang Bintang Mercy ini mengharuskan semua peserta didampingi dokter dan surat keterangan sehat sebagai antisipasi serta menekan penyebaran virus yang bermula dari kota Wuhan, Tiongkok tersebut.

"Iya betul, kongres akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan dan kita membuatnya serapih mungkin," kata Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean, kepada Media Indonesia, Kamis (12/3).

Baca juga: Presiden Imbau Masyarakat Terapkan Protokol WHO

Menurut dia, kongres kali ini terdapat perubahan mekanisme, khususnya untuk peserta akibat bertepatan dengan merebaknya virus korona. Rencananya, peserta kongres akan dibatasi yakni satu orang per DPD, begitu juga DPC.  

"Kemudian masing-masing peserta harus membawa dokter untuk mengawal dirinya mengantisipasi virus korona," ujarnya.

Ia mengatakan langkah lain yang akan diterapkan di kongres, yakni seluruh peserta harus dipastikan sehat. Itu dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari rumah sakit asal peserta.

"Tanpa itu tidak boleh berangkat ke Jakarta. Nanti di lokasi juga ada pemeriksaan kesehatan lagi untuk meminimalisir peredaran virus korona dan kita turut serta membantu menekan penyebaran virus korona di masyarakat," terangnya.

Sementara itu, perihal agenda kongres, hingga saat ini tidak ada yang berubah. Lebih lanjut, kata dia, Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Hinca Panjaitan yang akan menjelaskan lebih rinci.

"Untuk resminya besok akan dijelaskan secara resmi oleh Sekjen Hinca melalui press conference," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT