12 March 2020, 17:24 WIB

Tim Dokter Hati-hati Periksa Kejiwaan Remaja Pembunuh Balita


Sri Utami | Politik dan Hukum

TIM dokter masih melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap NF, 15, tersangka pembunuh balita di Rumah Sakit Polri Jakarta Timur. Pemeriksaan kejiwaan itu dilakukan untuk menentukan apakah NF memiliki gangguan jiwa atau tidak.

"Kami masih melakukan pemeriksaan jadi belum dalam tahap pengambilan kesimpulan. Kami mengumpulkan data dalam empat hari dengan seorang remaja itu butuh waktu dan kami tidak bisa bertanya sepanjang hari dan harus menjaga agar dia nyaman," jelas Kepala Tim Dokter Jiwa Forensik RS Polri, Henny Riana, Kamis (12/3).

Baca juga: Pelaku Pembunuh Balita, NF Memohon tidak Dihukum Berat

Pihaknya melakukan pemeriksaan melalui media gambar dan tulisan NF guna mengetahui secara rinci perasaan yang sulit ditangkap dari ekspresi wajahnya.

"Kami juga melakukan pemeriksaan dengan menggambar. Kami berikan pensil yang bagus agar gambarnya semakin bagus. Ini bagian dari evaluasi penilaian karena kalau dari ekpresi kadang-kadang susah jadi dengan menggambar jadi bisa melihat," ungkapnya.

Dari gambar dan tulisan yang dibuat, NF diminta untuk menceritakan kembali gambar tersebut sehingga bisa mendapatkan data psikologi yang tepat.

Sebelumnya, publik dikejutkan dengan berita pembunuhan seorang bocah berusia 5 tahun berinisial APA yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, NF, 15. Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (5/3). 

Peristiwa pembunuhan itu terungkap ketika NF menyerahkan diri ke Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (6/3). (OL-6)
 

BERITA TERKAIT