12 March 2020, 17:17 WIB

Betulkah Pemprov DKI akan Tutup Aktivitas Publik


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

HARI ini beredar pesan berantai terkait langkah-langkah yang dilakukan Pemprov DKI terkait pencegahan penularan virus korona.

Pesan berantai itu beredar di aplikasi percakapan WhatsApp yang di antaranya menyebut Pemprov DKI akan melakukan sejumlah langkah pencegahan seperti isolasi lokasi episentral, membatasi jam buka restoran, penghentian atau pembatasan aktivitas sekolah, dan penutupan aktivitas publik.

Selain itu, dalam pesan itu juga menyebut beberapa daerah dengan potensi virus korona yakni Setia Budi, Pancoran, Mampang, Penjaringan, Mampang, Penjaringan, dan Kembangan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Atikah Nur Rahmania menegaskan materi dalam pesan itu tidak benar.

"Itu tidak benar," kata Atikah ketika dihubungi Media Indonesia, Kamis (12/3).

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak memercayai dan segera menyebarluaskan pesan yang belum terkonfirmasi.

Sementara itu, Pemprov DKI akan mengeluarkan edaran berisi himbauan agar masyarakat merujuk pada informasi yang dikeluarkan pemerintah.

"Akan diterbitkan seruan dan himbauan kepada masyarakat informasi resmi agar merujuk pada kanal resmi pemerintah," tegasnya.(OL-2)

BERITA TERKAIT