12 March 2020, 16:52 WIB

Dishub DKI Minta Waspadai Korona di KRL Bogor-Depok-Jakarta


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

RUTE KRL Bogor-Depk-Jakarta Kota dinilai berisiko tinggi penularan korona, hal itu berdasarkan pemetaan pasien yang dinyatakan positif korona ternyata melintas di rute tersebut.

"Setelah kami petakan, pasien yang terindikasi positif tadi adanya di kawasan lintasan KRL itu. Itu menunjukan penyebarannya di kawasan itu. Jadi, kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih care terhadap kebersihan diri," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, saat dihubungi, Jakarta, Kamis (12/3).

Ia menuturkan, pasien pertama yang dinyatakan positif korona tinggal di daerah Depok. Lalu pasien lainnya berada di wilayah selatan Jakarta. Kewaspadaan ini, kata Syafrin yang perlu diimbau kepada warga agar tetap menjaga diri dari virus menular dari Tiongkok itu

"Rata-rata alamat (pasien) suspect itu melintas di Bogor-Jakarta dalam waktu 55 menit. Artinya kita perlu waspada. Kami sudah mengimbau kepada pengelola kereta api tingkatkan kewaspadaan sesuai dengan SOP," ucap Syafrin.

Dinas Perhubungan bersama PT KCI, sebutnya, sudah berkoordinasi mewaspadai penularan virus korona. Menurutnya, tidak hanya di KRL Bogor-Depok-Jakarta saja yang ditingkatkan kewaspadaannya, tapi di semua stasiun kereta api.

"Dalam peningkatan kewaspadaan itu kami sudah imbau seluruh operator angkutan umum untuk menyiapkan thermal gun di tiap stasiun. Lalu menyiapkan hand sanitizer di stasiun, halte bus dan di angkot. Kami sarankan juga di angkutan online ada," jelas Syafrin.

Dia juga mengungkapkan, mengantisipasi dari hasil pengukuran. Jika ternyata calon penumpang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat agar dikarantina dan diarahkan ke layanan kesehatan. Di mengimbau kepada operator jika ada penumpangnya yang ternyata batuk atau pilek itu disarankan untuk menggunakan masker.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan moda transportasi bukan satu-satunya sektor yang berisiko tinggi dalam penularan virus korona atau Covid-19.

Hal itu disampaikannya ketika menanggapi viralnya foto paparan rapat pemetaan tempat-tempat yang berisiko tinggi penularan korona di antaranya di KRL rute Bogor-Jakarta Kota. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT