12 March 2020, 16:39 WIB

Kadin Pastikan Stok Pangan Aman Saat Ramadan


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi

USAI melakukan tinjauan stok bahan pangan di Pasar Induk Kramat Jati,Jakarta Timur, Kamar dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengatakan masyarakat tak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan meski Indonesia terimbas wabah korona sekalipun.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan wabah ini tidak mengganggu rantai pasokan impor yang berasal dari berbagai negara, termasuk Tiongkok. 

"Semua barang relatif ada pada posisi aman. Menyangkut lebaran dan puasa juga aman, jadi tidak terlalu panik karena korona," ungkap Rosan  saat kunjungannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3).

Begitupun dengan harga beberapa komoditas seperti cabai, bawang merah hinga buah-buahan sekalipun masih relatif aman dan tidak ada lonjakan harga. Ia pun mengatakan, meski harga rempah-rempah sempat naik, namun stoknya masih stabil.

Baca juga: Langkah Responsif Pemerintah Jaga Ekonomi Patut Diapresiasi

Namun ia pun mengakui ada beberapa komoditas yang langka dipasaran seperti gula yang memang terjadi karena impor telat. Penjual pun kini mengambil gula dari distributornya dibatasi. 

"Kekuragan dari sektor suplai gula memang ada. Tadi saya tanya ecerannya Rp17 ribu, belum lagi penjual dibatasi maksimal satu karungm habisnya satu hari. Dulu mereka bisa ambil beberapa karung tidak dibatasi," ungkapnya.

Ia mengatakan pemerintah harusnya bisa mengantisipasi kejadiaan seperti ini menguingat pada bulan Ramadhan banyak orang yang memang menyukai kudapan yang manis. Ia menyarakan pemerintah harus mengambil langkah terbaik agar pasokan dan harganya aman. 

"Kalau memang harus impor ya lakukan impor," pungkas Rosan. (A-2)

BERITA TERKAIT