12 March 2020, 13:22 WIB

Klopp Frustasi dengan Gaya Parkir Bus Atletico Madrid


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

TIDAK ada malam keajaiban di Anfield setelah Liverpool dikalahkan oleh Atletico Madrid secara menyakitkan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3) dini hari WIB.

Tertinggal 0-1 pada leg pertama, Liverpool kembali tertunduk dengan skor 2-3 dan kalah 2-4 secara agregat. Kekalahan ini mengubur mimpi pasukan Juergen Klopp ke final untuk ketiga kali secara beruntun.

Baca juga: Indonesia Kirim Sembilan Wakil ke Babak Dua

Emosi publik Anfield dibuat campur aduk. Publik bergemuruh saat Giorginio Wijnaldum mencetak gol menit ke-43. Selepas waktu normal, Roberto Firmino menggandakan keunggulan menit ke-94 dan membuat Liverpool di atas angin, karena unggul agregat.

Namun, keunggulan itu buyar sekejap mata melalui gol Marcos Llorente menit ke-97 memanfaatkan blunder kiper Adrian. Lalu, Llronte menyamakan kedudukan menit ke-105 dan Morata mencetak gol di penghujung laga.

Juergen Klopp tak bisa menyembunyikan rasa frustasi melihat gaya parkir bus yang diterapkan pasukan Diego Simeone sepanjang laga.

Secara statistik, Liverpool memang jauh mendominasi laga dengan catatan 66% penguasaan bola dan 14 sepakan tepat sasaran. Namun, rapatnya pertahanan yang digalang Felipe dan Stefan Savic, plus penampilan apik Jan Oblak di bawah mistar membuat Liverpool hanya mampu mencetak 2 gol.

"Sangat sulit bermain melawan tim seperti ini. Saya tidak mengerti dengan kualitas yang mereka miliki, mereka bisa bermain dengan layak, tapi mereka memilih bertahan cukup dalam dan mengandalkan serangan balik," kata Klopp.

Baca juga: Honda Dukung Tekad Verstappen Naik Podium di Setiap Balapan

Klopp mengatakan anak asuhnya telah bermain dengan baik selama waktu normal. Namun, satu kesalahan fatal yang dilakukan Adrian membuyarkan kerja keras selama 94 menit.

"Adrian pemain yang super, saya menyukai pemain ini, tapi saat ini, dia melakukan keputusan yang salah," kata Klopp. (AFP/OL-6)

BERITA TERKAIT