12 March 2020, 09:28 WIB

Formula E Ditunda, Dinas Bina Marga Pastikan tidak Ada Kerugian


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

KEPALA Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, sejauh ini, belum ada kerugian materil terkait penundaan Formula E di Jakarta.

Hari menyebut pengaspalan sirkuit juga belum dilakukan karena pihaknya sebelum keputusan penundaan tersebut keluar masih menunda pengadaan barang dan jasa untuk pengaspalan.

"Ditunda sampai ada momen berikutnya. Kalau kami dari Dinas Bina Marga belum mulai. Karena begitu kemarin oke, on proses mau persiapan. Tapi begitu ditunda ya alhamdulillah kita belum tanda tangan kontrak. Tidak ada masalah," kata Hari ketika dihubungi, Kamis (12/3).

Hingga saat ini, Hari menegaskan belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai kemungkinan waktu penyelenggaraan Formula E.

Baca juga: Commitment Fee Formula E Tetap Utuh

Ia menegaskan baik FIA sebagai induk organisasi olahraga balap mobil serta FEO, induk organisasi Formula E, dan Pemprov DKI baru akan membicarakan jadwal baru Formula E di Jakarta setelah virus korona dinyatakan mereda.

"Begitu adem, baru FIA komunikasi (menyatakan) aman untuk penonton, baru bisa," tukasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menunda balap mobil bertenaga listrik Formula E yang semula dijadwalkan digelar pada 6 Juni mendatang.

Keamanan warga Jakarta dari penularan virus korona menjadi alasan utama dibalik penundaan itu. Ia pun tidak terlalu memperhitungkan untung rugi di balik penundaan itu.

"Kita tidak ingin mengorbankan keselamatan warga demi pencapaian perekonomian. Memang Formula E memberikan dampak ekonomi yang besar, tapi bila punya risiko untuk warga, maka kita tunda," ucapnya dalam konferensi pers di Balai Kota, Rabu (11/3).

Di sisi lain, nilai commitment fee yang dibayarkan Jakarta kepada FIA sebesar 20 juta pound sterling atau setara Rp365 miliar untuk penyelenggaraan Formula E tahun ini ditegaskan Anies tidak hangus. Sebab, Pemprov DKI hanya melakukan penundaan dan bukan pembatalan. (OL-1)

BERITA TERKAIT